Mb Indi ku sayang, trenyuh saya membaca tulisan mb Indi.Sama spt saya dulu, saat saya merasakan kesakitan amat sangat, saya tdk pernah memohon kesembuhan pada Allah, saya hanya mohon jangan Allah berikan rasa sakit ini pd anak2 lain dan semua yg aku cintai.

Sejak saat itu saya sll mempersiapkan diri utk se waktu2 Allah memanggil.

Sampai usia dewasa saya tdk pernah jatuh cinta, sangking asyiknya mencintai Allah dan mengerjakan apa yg disukai Allah dengan membantu anak2 kecil yg tdk punya tempat tinggal dan pendidikan.

Saya bersyukur banyak diberikan anak2 terlantar oleh Allah.

Keasyikan inilah yg membuat saya banyak kehilangan nasa rwnaja spt anak2 lain.

Tapi saya terlanjur menyukai keasyikan saya itu.

Saya yg masih remaja setiap hari memandikan 10 anaj2 kecil yg tdk punya ortu apa lg keluarga.

Menyiapkan makanan dan mengantar mrk sekolah , baru saya berangkat kuliah.

Saat saya lulus kliah diusia yg masih sangat muda, saya ditanya Mendikbud : Mau jadi apa nanti ?

Saya tdk punya cita2 lain selain menjadi ibu dg 100 anak.

Pak menteri kaget dan bertanya kamu tdk bercita2 menjadi hakim, pengacara atau jaksa.

Saya menggeleng dan mengatakan belum teikirkan.

Saya lulusan cumloud dan termuda dr 650 wisudawan.

Tp tdk mempunyai cita2 yg tinggi.

Waktu berkembang dan alhamdulillah sekarang saya dikaruniai 3 putera kandung, 3 menantu dan hampir 4 cucu serta ratusan anak asuh,,,

Dan yg tdk terduga dg sedekah tanpa memikirkan diri sendiri, saya dinyatakan sembuh, dan diusia 63th saya masih bisa menjadi ibu dr anak2 kecil yatim piatu yg lebih pantas menjadi cucu saya.

Hidup ini indah walau banyak ujian dari Allah, semua ujuan kita jalani dg Sumeleh dan Legowo.

Yakin bhw Sesungguhnya Allah tdk pernah menyakiti dan membuatku menderita.

Saya melihat wajah tulus bersih dr mbak Indira saat pagi2 datang kekediaman saya kemarin.

Di teras itu saya menahan airmata haru….

Ya Allah indahnya mahluk Allah satu ini, semoga Allah hadirkan banyak kemukzizatan spt yg pernah Allah turunkan pd hamba ….

Ya Allah hadirkan anak2 kecil terlantar yg akan mengisi kehidupannya shg menjadi amal jairiyah yg tak pernah putus….

Itu doa yg saya panjatkan utk mbak Indira dan keluarga.

Semoga Allah meng ijabahi.

Aamin Yra.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s