Titik Terang Kesembuhan Nama saya Tri Praptini, asal Pekalongan. Pertama kali saya menerima diagnosa tumor ganas grade 3 adalah pada bulan Agustus 2014. Pada hasil biopsi saya tidak menemukan informasi stadium berapa tumor ganas tersebut. Saya fikir stadium sama dengan grade. Saya sudah tidak bisa berfikir lagi saat itu. Saya kalut.

Saya serahkan hasil biopsi kepada dokter dan dokter menyuruh saya langsung ambil chemotherapy 1 paket. Menurutnya mungkin saya harus ambil 2 paket dan setelah itu saya harus menjalani operasi pengangkatan payudara.

Saya langsung drop.

Meskipun dokter menyatakan bahwa chemotherapy dan obat selama lima tahun bisa gratis total saya tetap tidak mau. Saya tidak merasa nyaman dengan terapi model ini.

Saya langsung hubungi adik dan kakak di Jakarta. Mereka pun tidak menganjurkan saya untuk menjalani chemotherapy. Saat itulah saya mendengar mengenai jaket listrik temuan Dr. Warsito. Alhamdulillah saya pun melihat titik terang. Saya mulai semangat dan saya setuju untuk mencoba metode baru ini.

Adik dan kakak saya mengajak saya berkunjung ke Dr. Warsito untuk mulai menjalani treatment jaket listrik. Setelah di scan dengan ECVT saya pun tahu bahwa aktivitas sel saya ada di tingkat 0.35.

Pertama kali saya ke sana saya merasa sangat mantap, apalagi suasana di C Care (tempat pelayanan jaket listrik Dr. Warsito) menyenangkan. Setiap ketemu dengan pasien lain kami bisa saling sharing. Setiap ke sana saya merasa lebih tenang dan merasa yakin bahwa saya bisa sembuh dengan alat ini, meskipub harus dengan kesabaran penuh.

Saya pernah datang kembali ke dokter onkologi yang pertama kali memeriksa saya. Saya fikir dokter saya mau diajak kerja sama merawat saya selama saya menggunakan jaket ini. Saya mau coba konsumsi obat sambil menggunakan jaket. Wah, ternyata saya salah sangka. Beliau langsung marah-marah. Saya sampai sekarang masih trauma kalau mau ke Rumah Sakit. Dokter tidak mau melayani keinginan saya konsumsi obat sambil pakai jaket.

Setelah treatment ECCT (jaket listrik Dr. Warsito) saya merasa sangat nyaman.

Saya masih punya tanggungan tiga anak sehingga saya sangat semangat menjalani treatment ini.

Saya sangat berharap Balitbangkes dan Kemenkes bisa menerima hasil riset Dr. Warsito dan menjembatani Dr. Warsito dengan dunia kedokteran. Harusnya dokter dan Dr. Warsito bisa saling mengisi,  bekerja sama demi kepentingan pasien.

Tak ada yang sempurna di dunia ini. Banyak yang berhasil, tapi banyak juga yang gagal dengan cara medis. Begitu juga dengan metode pengobatan lain. Itulah sebabnya semua harus saling mengisi.

*Seluruh kisah dalam website ini adalah kisah nyata dan ditulis berdasarkan hasil wawancara.

2 thoughts on “Titik Terang Kesembuhan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s