20160213174322.jpg

Tanggal 13 Februari 2016 kami mengadakan acara pelatihan Sentuhan Spiritual bersama pelatih Quantum Touch Pak Reva Syarif Benyamin. Di bawah ini catatan dari acara tersebut.

Ilmu penyembuhan sentuhan tangan sudah ada sejak zama dahulu kala. Nabi Isa as dan Rasulullah saw pun melakukannya.

20160213174600

Tiap manusia punya kekuatan menyembuhkan diri dan orang lain. Perasaanlah yang bekerja dalam hal ini. Setiap molekul air dalam tubuh kita akan sangat terpengaruh frekuensi di sekitarnya. Saat perasaan kita baik, molekul kita baik. Saat perasaan tidak baik, molekul air dalam tubuh pun akan buruk. Penyakit mudah datang.

Saat perasaan kita baik, dan saat kita berdoa, frekuensi kita tinggi. Frekuensi ini bisa mempengaruhi frekuensi orang lain. Dengan menyentuh orang lain sambil berdoa, molekul orang yang kita pegang membaik.

Inilah ilmu kuantum sel yang Rasulullah ajarkan pada kita dan dilakukan Nabi Isa as saat menyembuhkan hewan dan orang lain

Saat kita sakit, ingatlah pada Sang Penyembuh dulu, jangan ingat obat atau dokter atau tabib apapun. Ingatlah Allah dulu pertama kali, minta padaNya, apa metode yang Allah tetapkan khusus bagi kita. Kalau kita sakit langsung ingat obat, itulah bibit syirik dalam hati kita.

Yang menjadi penyembuh bukan obatnya, bukan dokternya, bukan alatnya. Mereka semua hanya metode atau alat yang Allah tentukan menjadi penyembuh bagi kita, sebagai wakilNya bagi kita. Jadi perbaikilah sikap dalam proses penyembuhan.

20160213174820.jpg

Allah sudah menetapkan ketentuanNya bahwa tiap manusia adalah dokter dirinya sendiri. “Siapa yang iman pada Allah dan Hari Kiamat, janganlah ia menyakiti orang lain, memuliakan tamu dan bicaralah yang baik.” HR Bukhari.

Inilah ketentuan Allah. Saat kita taati, hidup kita baik, tubuh kita baik, pikiran baik, perasaan baik. Body-mind-soul baik semua.

Ini aturan alam dari Sang Pencipta Semesta dan Diri kita, Pemberi Penyakit dan Penyembuh Penyakit.

Setiap kita khawatir kita tak yakin Allah Maha Pelindung. Ketentuan Allah pun akan turun untuk memberikan kita sakit sesuai dengan besarnya kekhawatiran kita.

Tiap kata adalah doa.

“Hati-hati di jalan, pulang cepat, nanti ada tawuran.” …. Mendoakan ada tawuran.

“Hati-hati di jalan, pulang cepat supaya aman dan selamat.” … Mendoakan aman, selamat.

Setiap kata punya kuasa.

Setiap penyakit adalah pesan cintaNya, sinyalNya, bahwa ada keimanan yang harus diperbaiki, saatnya mendekat padaNya.

Maafkan orang lain, sabarlah, karena pahala bagi sabar tak ada batasnya. Salah satu pahala diberikan melalui kesehatan body-mind-soul. Sabar di sini sabar sesungguhnya, bukan sabar tapi memendam dendam. Dendam ini benar-benar bahaya bagi tubuh.

Memaafkan adalah lebih baik bagi manusia, saat itulah kita melepas beban body-mind-soul. Setiap molekul dalam tubuh kita akan ringan dan menjadi baik. Derajat kita naik, orang yang kita maafkan bebas dari dosa.

20160213175034

Bermurah hatilah dengan doa. Doa tak ada biaya, tak sulit, tapi bisa menciptakan keajaiban atas izinNya, bahkan bisa mengubah takdir.

Bukalah sekat hati untuk mau mendoakan alam semesta dan seisinya, termasuk mereka yang kita benci, membenci kita, mendzalimi kita. Inilah kebaikan yang pasti membawa kebaikan juga. Saat sekat hati terbuka untuk kebaikan, dada makin lapang, cinta makin besar bagi sesama, kesembuhan semakin dekat.

20160213175148

Orang sehat resonansinya kuat. Yang sakit resonansinya lemah.
Mendatangi dan mendoakan yang sakit membantu mereka sembuh melalui resonansi kehadiran dan doa. Rasulullah saw mengatakan “Kita akan menjadi seperti teman kita.” salah satunya adalah dengan bekerjanya resonansi ini.

Rasulullah saw bersabda:

“Jika seseorang berkunjung pada saudaranya yang sedang sakit, seakan-akan ia berjalan-jalan di surga sampai ia duduk. Apabila sudah duduk dituruni rahmat dengan deras. Apabila ia berkunjung pada pagi hari maka 70.000 malaikat akan mendoakannya sampai sore hari, dan apabila ia berkunjung pada sore hari maka 70.000 malaikat mendoakannya agar mendapat rahmat sampai sore hari. HR Tirmidzi.

Jadikanlah rumah sebagai tempat kebaikan, tempat mendoakan orang lain, menyebar salam dan ilmu, maka resonans yang terjadi akan mempengaruhi seluruh isi rumah. Inilah hukum keberkahan yang Allah tentukan.

Jangan pakai untuk gossip, menyebar kebencian, dosa, maksiat, dll. Resonansi buruknya pun akan mempengaruhi seisi rumah. Hati-hati juga kalau sebal, kesal pada orang lain, berdamai sajalah dengan kekesalan tersebut, jangan cerita-cerita, karena kita akan menyebar resonansi yang buruk. Apakah ini berpahala?

20160213175732

Bayi ini tak punya apa2, tapi ia punya cinta. Itulah yang membuatnya menyelamatkan bayi satunya lagi. Bayi adalah terapis paling hebat karena fitrah nya masih murni dan suci. Resonansi masih sangat baik, dan bisa menetralisir resonansi buruk di sekitarnya.

Sering-seringlah memeluk anak, pasangan dan saudara-saudara. Kita saling membantu dengan pelukan tersebut. Resonansi yang tinggi akan menaikkan resonansi yang lebih rendah. Terutama peluklah anak-anak kecil, karena kita akan mendapatkan resonansi yang sangat baik.

20160213175935

Saat manusia bilang ia happy dan bahagia, bisa menerima sakitnya sebagai anugerah, tubuhnya akan menyembuhkan diri.
Tapi saat ia mengatakan ia menyerah, tubuhnya akan mengikuti apa yang terucap. Sel-sel tubuh tak berfikir lagi, hanya mengikuti saja apapun yang dikatakan.

Seringkali dokter mengatakan, “umurmu tinggal … hari,” dan apabila pikiran yang mendengar meng-iyakan, maka tubuh otomatis mengikuti dan tak ada upaya sembuh. Semua berproses mewujudkan kata-kata tersebut menjadi nyata.

Latihan kesadaran energi ini adalah latihan untuk release emosi.
Caranya: berpasangan.

1. Niat
Bismillahirrahman nirrahim.
Atas izin Allah saya niatkan untuk membuang energi negatif atau penyakit dalam tubuh ……. sebagai anak/ibu/pasangan/kakak/…. sekarang.

2. Sapu dengan telapak tangan sampai pusar

3. Saat di pusar balik tangan, agar punggung tangan naik dari pusar ke leher, muka sampai ubun-ubun, lalu usap kepala dengan telapak tangan ke samping, bahu, tangan sampai jari.

4. Ulang semua proses tadi dari punggung.

Lakukan semua dengan tenang dan tidak terburu-buru.

5. Ulangi dengan ucapan: bismillah. Atas kebesaran dan kasih sayangMu aku cinta pada … sebagai sahabat/kakak/adik/anak/… karena Engkau, Allah swt. Sehatkanlah … yang kucintai ini.

6. Peluk erat-erat

20160213180100

Syukuri nikmat nafas dalam tubuh kita. Ucapkan rasa syukur atas besarnya nikmat nafas. Attention creates reality. Kita fokus pada nafas yang nikmat. Maka hidup secara keseluruhan akan nikmat.

Banyak orang sakit fokus pada sakitnya dan mengeluh tak ada habisnya, lupa mensyukuri yang masih ada seperti nafas kita. Attention creates reality. Perhatian kita pada “sakit” menciptakan sakit yang lebih luas. Apalagi kalau ditambah dengan kata-kata doa negatif “aduh ga sembuh-sembuh nih” “aku benar-benar menderita.” ya itu doa kita, itu pula yang terjadi.

Nafas 5-5: untuk yang tidak sakit.
Pejamkan mata.
Tarik 5 detik, lepas 5 detik sambil alhamdulillah, dinikmati dan disyukuri.

Nafas2-5: untuk yang sakit.
Pejamkan mata.
Tarik 2 detik, lepas 5 detik sambi alhamdulillah, penuh nikmat dan syukur.

Letakkan tangan di dada seperti sedang pegang bola. Selama bernafas biarkan tangan bergerak sesuai resonansi yang terjadi. Di akhir latihan lihat sebesar apa bola resonansi di depan dada kita.

Organ tubuh yang sakit kekurangan cahaya. Nah kita berikan cahaya.

Latihan:
Ulangi nafas tadi sambil bayangkan ada cahaya putih keluar dari telapak tangan. Rasakan tangan bergerak ke luar karena ada cahaya yang mendorong telapak tangan lainnya menjauh.

Kalau sudah banyak latihan visualisasi cahaya, mulai pegang bagian yang sakit dari pasangan kita dengan dua tangan kita.

Ulangi lagi proses penyembuhan, tempat yang sakit di antara telapak tangan kanan dan kiri, sambil doa:
– al fatihah
– al ikhlas 3x
– al falaq 3x
– an nas 3x
– ayat kursi
– shalawat

Ulangi terus.
Ayat-ayat yang dimasukkan ke dalam bagian yang sakit ini bisa mengubah sel dengan keyakinan kita.

Pada saat kita mau menyembuhkan dengan sinar dari tangan kita, pikirkan sumber sakitnya di mana. Misalnya maag, di lambung. Kanker getah bening: sumsum tulang belakang atau leher.
Di sini kita perlu juga pelajari anatomi tubuh.

Saat kita mengatakan kepada pasangan kita, “kamu pasien saya,” kata-kata kita melemahkan pasangan kita tersebut.
Saat kita katakan, “kamu adalah saudara saya yang sangat kami cintai karena Allah,” kata-kata kita bisa memperkuat pasangan kita tersebut.

Maka sambil kita mengobati, katakan terus hal itu. Kata-kata “saudara saya yang saya cinta karena Allah” bisa memperkuat pasangan tersebut.

Inilah kunci Mother Teresa membantu pasien kusta, dianggapnya semua saudaranya yang dicintainya karena Tuhan. Maka rasa cintanya menjadi tameng yang membuatnya tidak tertular.

Kalau kita katakan, “saya ke sini karena saya ingin belajar,” tak akan sekuat kalau kita katakan: “saya ke sini karena Allah ingin saya ke sini sebagai wakilNya.”

Dalam kalimat kedua tubuh kita akan merasakan kekuatan Allah membimbing kita.

Bayangkan orang yang kita terapi telah sembuh. Bayangkan raut wajahnya, gerakannya, jalannya, apa saja yang beda saat ia sudah sembuh. Bayangkan semuanya.

Tugas kita adalah membuat resonansi yang besar dalam tubuh kita dengan berbagai latihan tadi secara konsisten dan terus menerus. Sembuh atau tidak sembuh BUKAN URUSAN KITA. Itu hanya urusan Allah.

Waktu Nabi Ibrahim as dibakar, secara sunatullah harusnya ia terbakar. Tapi Nabi Ibrahim as gunakan dzikir hasbunallah wa nikmal wakil. Dzikir ini mengaktivasi hukum alam yang lebih besar bahwa Allah punya kekuasaan di atas semua yang terjadi.

Dalam pengobatan pun kita bisa gunakan dzikir ini. Secara akal ia harusnya tak sembuh tapi aktivasi kekuatan Allah yang jauh lebih besar dari “yang seharusnya terjadi” secara hukum alam biasa.

Saat kita panggil namaNya, Allah akan membantu. Inilah God Spot, hubungan dengan Sang Pencipta.
Kita aktivasi titik tersebut dengan doa dan dzikir untuk menyalakannya.

Ini cara group healing, kali ini kami lakukan untuk Mayana. Yang perempuan bisa sentuh yang ingin disembuhkan secara langsung, yang pria bisa menyalurkan melalui yang perempuan yang muhrim.

20160213180329

Sakit adalah kasih sayang dari Allah. Saat kita merasa sakit adalah musibah yang menghancurkan, pikiran kita itu melemahkan kita. Saat kita merasa sakit kita adalah kasih sayang Allah, pikiran tersebut akan menguatkan kita (dites melalui kinesiologi).

“Janganlah pengabulan doa yang tertunda sementara kamu merasa telah bersungguh-sungguh dalam memohon pada Allah swt, memutus harapanmu. Allah swt menjamin akan mengabulkan doamu dalam bentuk yang Dia kehendaki, bukan dalam bentuk yang kamu kehendaki. Doamu akan dikabulkan pada waktu yang Ia tentukan, bukan waktu yang kau tentukan.” Al Hikam – Ibnu Atha’illah Asy Syakandari.

Energi vortex:

Pada saat kita menyembuhkan bayangkan keluar energi cahaya putih berputar ke arah kiri dari tangan kita. Hal ini akan lebih memperkuat resonansi lebih kuat lagi dari sinar tadi. Putar kiri: putar lawan jarum jam, menyembuhkan. Body intelligence kita cerdas, yang diperbaiki yang sakit saja, tidak mengganggu sel yang baik.

20160213180917

Punggung tak seimbang di atas diperbaiki dengan quantum energi vortex

Alhamdulillah demikianlah hasil catatan kami dari pelatihan yang diadakan oleh Pak Reva Syarif Benyamin dari Quantum Touch Indonesia. Semoga semua ilmu yang disampaikan menjadi ilmu yang bermanfaat dan amal jariah bagi semua guru kami hari ini. Aamiin.

Lavender Ribbon Group

Saya menyadari bahwa banyak penerima kurikulum kanker yang membutuhkan tempat untuk berdiskusi. Saya dan sahabat saya, alm Nita, mendirikan Lavender Ribbon Cancer Support Group sebagai wadah bagi para penerima kurikulum kanker, untuk berdiskusi, tukar ilmu dan pengalaman.

Bagi yang ingin menjadi anggota atau belajar SSQ, silakan kontak Emmy di +62 85811241429. Insya Allah Emmy akan bisa membantu.

Semoga informasi ini dapat membantu dan memberikan harapan serta semangat bagi sebanyak-banyaknya penerima kurikulum kanker.

Aamiin yra.

3 thoughts on “Pelatihan Sentuhan Spiritual Lavender Hari 1

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s