20160214185324

Terapi syukur

Pada saat kita ucapkan terima kasih kita membuka energi sangat besar.

Ucapkan sambil tangan ditengadahkan: “bismillahirrahman nirahim, ya Allah terima kasih atas segala hal yang pernah saya terima. Saya terima semua kasih dan sayangMu.”

Pada saat kita ucapkan terima kasih keajaiban mulai terjadi, karena ini janjiNya. Pada saat kita bersyukur karuniaNya akan diturunkan.

Dua hal didapat: mengucap terima kasih dan menerima kasihNya. Serap energi kasihNya dengan tangan yang tertengadah.

Pada saat kita rajin bersyukur dan mengucap 2 hal itu sel-sel sakit mulai berputar ke kiri, menyembuhkan diri.

Ini self healing yang perlu diucap rajin setiap pagi memulai hari, di tengah hari dan sebagai penutup hari. Lakukan selama 30 hari dan rasakan bedanya.

“Bismillahirrahman nirrahim.
1. Ya Allah saya ucapkan terima kasih atas segala nikmat dariMu, nikmat masa lalu, nikmat masa kini dan nikmat masa depan.

2. Alhamdulillah hari ini saya terima semua kasih sayangMu, ya Allah.
Posisi tangan tertengadah, posisi menerima.

3. Atas izinMu, ya Allah, saya niatkan kasih sayangMu ini untuk ….. (sebutkan apa yang kita inginkan, misalnya menyembuhkan sel kanker di …, menyehatkan …, memperbaiki…).”

Bayangkan semua kasihNya meresap masuk ke dalam tangan menuju seluruh anggota tubuh, menyehatkan apapun yang belum sehat.

Lakukanlah terapi syukur setiap saat setiap hari agar benar-benar hati dan pikiran penuh cinta. Barusan kita terapi syukur, pertama kali dilakukan oleh Pak Reva. Hikmah khusus untuk Lavender adalah terapi syukur.

Kembangkan dengan berbagai pujian dan nama-nama mulia Allah swt. Serap kasihNya sebesar-besarnya.

Ada seorang dokter sakit pneumonia yang sembuh. Ia mengatakan rahasia sembuhnya adalah dengan mengucapkan kalimat di atas, lalu direkam dan didengar dengan ear phone selama ia bangun. Ia menjadi fokus pada kebaikan dan kasih Allah swt. Maka rasa syukurnya membesar setiap hari dan membuka jalan kesembuhan.

Download energi Nabi Ayub, 18 tahun sakit dan hanya mengatakan, “Ya Allah Engkaulah yang Maha Penyayang di antara semua yang menyayangiku.”

Nabi Ayub tidak mengeluh sakit, dan fokus pada rasa syukur.
Nabi Ayub diberi sakit untuk bisa menjadi contoh bagi semua umat manusia yang sakit. Bahwa dalam sakit pun syukurlah yang perlu diutamakan.

Ada anak 2 bulan yang sakit dan dinyatakan tak ada harapan. Ibunya dari yang tadinya frustasi mengganti doanya, “ya Allah terima kasih atas 2 bulan keajaiban yang telah Kau berikan, masa-masa indah yang Kau anugerahkan pada kami sekeluarga. Terima kasih atas 2 bulan yang luar biasa. Saya syukuri semuanya.”
Anaknya pun sembuh dan ibunya dianugerahkan anak lagi.

Kita tak tahu nasib kita besok. Jadi selalu ada kemungkinan baik. Nah syukuri itu. Doakan itu. Allah adalah seperti prasangka hambaNya.

Iblis menyerah pada Nabi Ayub. Dalam kondisi apapun ia hanya bersyukur, bahkan minta kesembuhan pun tidak.

Sesuaikan ucapan dengan kata-kata yang kita inginkan. Jangan sering2 bilang saya “sakit” karena kita memanggil dan mengingatkan “sakit” itu. Lebih baik bilang “belum sehat” atau “kurang sehat” karena kita fokus pada kata “sehat” nya.

Fokus pada “sehat” dan “syukur.” Saat ada kanker, fokus pada semua anggota tubuh yang sehat dan perlu disyukuri. Jadi kita terus happy sambil terus ikhtiar.

Beberapa hal yang dapat menambah kekuatan dan energi:

  1. Tumbuhan, tanaman.Energi tumbuhan sangatlah besar. Sehelai daun saja punya kekuatan besar.
    Coba:
    Pandangi lantai. Tes kinesiologi.
    Pandangi daun dan pohon. Tes kinesiologi. Hasilnya lebih kuat.Peliharalah banyak pohon di rumah dan serap energinya setiap hari.
  2. Orang yang sedang berdoa, beribadah dengan khusuk.Orang yang sedang berdzikir dan bersyukur juga menyebar energi yang besar.
    Coba: pandangi tanah, lalu tes kinesiologi (dorong tangannya).
    Pandangi orang yang sedang berdzikir, lalu tes kinesiologi. Pasti lebih kuat.Coba di explore untuk berbagai tujuan.
  3. Meminjam amalan terbaik.Salah satu hal yang bisa diucapkan dalam doa saat menyembuhkan secara kuantum:”Ya Allah, aku pernah melakukan amalan terbaik … (disebut amalan terbaik: puasa, menolong orang, dll) kalau Kau ridloi dan terima amalanku ini, kuniatkan kebaikan amalanku ini untuk menyehatkan menyembuhkan saudaraku …. yang kucintai karena Engkau.”

 

Hasil peneliatian Louise Hay

20160214183512201602141835192016021418352720160214183533

Hasil penelitian Louise Hay:
Semua sakit ada landasan emosi nya. Kanker: makan hati menahun.
Atasi masalah emosi dengan cinta.

Emotional healing: menyembuhkan dengan kasih sayang. Perbanyak cinta pada diri sendiri, lalu sebarkan ke orang lain.

2016021418394220160214184212

Tabel dengan huruf merah adalah perasaan dengan energi yang negatif dan menyerap energi sel sehingga sel sakit.
Tabel huruf hitam adalah perasaan yang energinya memperkuat sel dengan besaran yang ditulis di sana.

Atasi dengan semua itu dengan rasa syukur dengan penuh niat.

“Saya niatkan doa saya, dan seluruh cinta saya ke kalbu saya/orang lain (yang ingin kita bantu lebih sehat).”

Orang yang ada energi negatif nya, energinya kosong, bahkan minus. Lihat nafasnya. Kalau pendek-pendek dan cepat, biasanya ada energi negatif yang masih tersimpan. Kalau panjang dan pelan-pelan, biasanya energinya lebih positif.

Sebagai teman, jangan kepo nanya masalah atau memperbesar perasaan negatif dengan mengingatkan apa yang tidak baik. Hal ini akan memperbesar energi negatif yang ada.

Teman seperti itu bukan menolong malah memperparah kondisi.

Sebaiknya kalau ada yang sedang mengeluh, menceritakan kekesalan, ingatkan, apa yang bisa disyukuri dalam kondisi tersebut?
Langsung jawab dengan alhamdulillah dooong… artinya… (yang bisa disyukuri).

“Anak saya nakal.”
“Alhamdulillah dong masih ada anak.”

“Aduh macet.”
“Alhamdulillah artinya ekonomi baik.”

“Suami saya selingkuh.”
“Alhamdulillah masih ada suami.”

“Suami saya tidak berpenghasilan.”
“Alhamdulillah dong, itu sumber sedekah yang sangat banyak.”

“Dia jahat sekali, aku digossipin terus yang tidak-tidak, fitnah terus.”
“Alhamdulillah dong, ada penolong di akhirat nanti. Semua kebaikannya dia akan menjadi penolongmu Kalau sampai kurang, dosamu dia yang tanggung. Wah, luar biasa.”

Maknai penyakit dengan positif. Syukuri sakit.

Penyakit adalah karunia sekaligus teguran. Alhamdulillah masih ditegur karena banyak yang tidak ditegur. Penyakit membawa kita menuju jalan yang lurus, bukan jalan yang dimurkai atau jalan orang yang sesat (al fatihah).

Karunia pertama adalah rasa. Inilah rasa negatif. Kita harus peka begitu ada rasa negatif. Langsung introspeksi. Kalau tidak ditanggapi rasa tersebut, akan muncul dalam sakit tubuh. Kalau menahun tidak diatasi, Allah bisa menegur dengan kanker. Inilah bentuk cintaNya karena Allah ingin kita kembali. Apa rasa negatif yang harus kita atasi selama ini?

Untuk Nabi Ayub, sakitnya adalah ujian karena Allah ingin memasukannya ke dalam surga. Nabi Ayub as adalah kasus pertentangan dengan iblis. Iblis ingin terus menggoda. Allah berikan ujian, ternyata iblis tak mampu menggoda Nabi Ayub as. Ia menang atas izin Allah swt karena sangat mensyukuri ujianNya.

Allah selalu berbicara melalui kalbu. Inilah tempat Allah berkomunikasi intim dengan kita. Kita akan bisa mendengarkan apabila kita rajin mensucikan kalbu dari berbagai energi negatif yang huruf merah di atas.
Setiap energi negatif akan menciptakan debu yang menutup kalbu dan membuat kita sulit menangkap pesanNya.

Doa untuk manfaat:
“Ya Allah, sehatkanlah aku agar aku bisa menjadi … (manfaat dan ibadah yang ingin kita lakukan.”

Dalam doa ini tidak ada sebutan penyakit, dan ada nazar. Manfaat apa yang ingin dilakukan kalau sembuh. Fokus pada sehat dan manfaat dari kesehatan itu.

Distant quantum healing

Ambil foto dan nama lengkap dengan bin/binti, lokasi.
Posisi tangan berdoa, bayangkan orang yang kita ingin bantu lebih sehat ada di tengah tangan kita.
Lakukan niat seperti biasa, nafas dan vortex, diarahkan kepada seluruh tubuhnya dalam genggaman tangan kita.

Lakukan minimal 5-10 menit.

Quantum healing membangun kecerdasan anak.

20160214185100

Pegang kepala anak dan ulangi prosedur doa kuantum.

1. Niatkan
2. Doa
3. Kirim energi Vortex: Tangan diam saja, kita bayangkan keluar energi memutar bercahaya putih seperti bor berputar berlawanan arah jarum jam dari telapak tangan kita.
Bayangkan energi ini memutar semua sel tubuh kembali ke kiri, seperti sel sehat.
4. Kirim doa tidak putus selama 10 menit.

Alhamdulillah selesailah sudah workshop 2 hari ini.  Terima kasih banyak untuk Pak Reva dan seluruh anggota group Sentuhan Spiritual Quantum (SSQ), terutama para alumni yang hadir dalam acara kami ini. Semoga semua berkah dan menjadi ilmu bermanfaat bagi kita semua, yang mengajarkan, mempraktekkan, menyebarkan dalam jalanNya. Aamiin.

Lavender Ribbon Group

Saya menyadari bahwa banyak penerima kurikulum kanker yang membutuhkan tempat untuk berdiskusi. Saya dan sahabat saya, alm Nita, mendirikan Lavender Ribbon Cancer Support Group sebagai wadah bagi para penerima kurikulum kanker, untuk berdiskusi, tukar ilmu dan pengalaman.

Bagi yang ingin menjadi anggota atau belajar SSQ, silakan kontak Emmy di +62 85811241429. Insya Allah Emmy akan bisa membantu.

Semoga informasi ini dapat membantu dan memberikan harapan serta semangat bagi sebanyak-banyaknya penerima kurikulum kanker.

Aamiin yra.

5 thoughts on “Pelatihan Sentuhan Spiritual Lavender Hari 2

  1. Assalamu ‘alaikum , Wr , Wb . Semoga Selalu Sehat dan Berbahagia ya, Sist… Salam kenal . Saya Watty dari Papua, survivor cancer. Mau dong ikut jadi anggota dan ikut SSQ. Mhn info bagaimana caranya. Terima kasih . Wassalam.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s