Allah Maha Penyembuh.png
Banyak orang pergi ke dokter dan berkata, “Dokter, tolong sembuhkan saya.” Hati-hati. Ini adalah pernyataan yang sangat buruk, penuh dengan syirik, menyekutukan Sang Maha Penyembuh.

Bukan virus atau bakteri yang menyebabkan sakit, bukan jantung yang rusak, atau organ apapun yang tak berfungsi yang menjadi masalah. Semua itu tak akan menganggu kesehatan kita kalau Allah tak mengizinkannya. Tak ada siapapun atau apapun yang dapat membuat kita sakit tanpa izinNya.

Allah yang memberikan, Allah pula yang mengangkat. Kalau Allah ridlo, semua angkat diangkat. Allah Maha Pencipta Semesta, menyembuhkan hanya dengan mengatakan, “Jadilah!” dan terjadilah apa yang diinginkanNya.

Sakit kita hari ini sudah dicatatNya ribuan tahun lalu dalam kitab hidup kita, sampai hal sekecil-kecilnya. Jadi sesungguhnya kita tinggal menjalani. Siapa yang ditunjukNya membantu kita, metode pengobatan apa yang dipilihNya baik untuk kita, juga sudah tercatat di sana. Jadi untuk apa kita minta tolong pada manusia?

Kita harus bagaimana, dong?

1. Ikhlas dan terima sakit apa adanya

Terima dulu semua sakit yang diberikan sebagai ketentuanNya. Ikhlaskan, karena Sang Maha Kuasa sudah tentukan semua ini untuk kita, untuk apa kita berontak? Untuk apa kita sedih pula? Kita tinggal menjalani kok. Ya jalani saja semua, nikmati.

2. Syukuri sakit

Cari hikmah sakit, kenapa Allah yang Maha Pengasih Penyayang yang menyayangi dan mencintai kita lebih dari siapapun, memberikan sakit ini pada kita dengan cintaNya?

Kalau kita sudah mampu mensyukuri sakit, insya Allah akan lebih mudah melangkah menuju sembuh. Allah akan limpahkan nikmat dan karunia pada mereka yang mensyukuri sakit. Sebaliknya Allah sangat keras kepada mereka yang tak mau bersyukur.

3. Minta petunjukNya

Merapatlah padaNya, minta petunjukNya, metode apa yang telah dipilihNya untuk menyembuhkan kita? Shalatlah, sujudlah sebanyak-banyaknya untuk minta jalan padaNya. Bacalah berbagai metode dan pilih yang paling kena di hati, paling nyaman bagi yang sakit. Insya Allah itulah petunjukNya.

Allah selalu memberikan petunjuk melalui kalbu. Tapi kalbu tertutup oleh dosa. Makin banyak dosa makin sulit membaca petunjukNya. Maka banyak-banyaklah tafakur dan tobat untuk membersihkan kalbu dan membuka jalan dikabulkan doa.

Bangunlah koneksi dengan tubuh. Kenali degup jantung kita, ikuti detak nadi kita, naik turun nafas, dan bahasa setiap organ. Mungkin melalui semua itu sinyal akan diberikanNya.

4. Mintalah bantuan kepada wakil-wakilNya di muka bumi

Ubahlah permintaan tolong kita pada dokter. Berdoalah, “Ya Allah, izinkanlah aku sembuh melalui tangannya. Jadikanlah ia wakilMu menyembuhkanku.”

Bekerjalah bersama siapapun yang kita datangi itu untuk menjalankan ketentuanNya yang telah digariskanNya ribuan tahun lalu itu. Syukuri setiap hal yang mereka lakukan untuk tubuh kita, jiwa kita dan pikiran kita. Dan percayailah mereka sebagai wakilNya, sampai Allah memberikan sinyal bukan mereka wakilNya, melalui tubuh, pikiran dan jiwa kita.

5. Yakin

Kalau sudah diputuskan, sudah dipilih, yakini 100%. Apapun yang dijalani, jangan pernah ragu. Ini melemahkan kita, membuat tubuh tak siap dan bahkan menolah metode tersebut bekerja.

Jangan pernah tidak yakin akan kekuatanNya. Apapun metodenya, keyakinan kita, prasangka baik kita yang membantu kita sembuh. Pikiran kita, ketenangan jiwa kita saat kita yakin, inilah sumber kesembuhan kita, karena Allah adalah seperti prasangka kita. Keyakinan kitalah yang dengan izinNya membuka jalan ridloNya bagi kesembuhan kita.,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s