Tumor otak pun bisa jadi berkah, kisah Bubu dan Baba 1

Sahabat Lavender,

Di bawah ini adalah tulisan Bubu (Mbak Dinda) mengenai Baba (panggilan sayang suaminya) dan anak-anak mereka, d SUN (Sae, Uma, Nesto), dalam menghadapi kurikulum tumor otaknya. Sungguh sangat dalam pelajaran yang bisa kita pelajari dari perjalanan ini. Kita simak yuk.

☆☆

Selamat sore teman-teman semua…

Terima kasih ya, Taman Lavender, sudah menjadi bagian dari keluarga kami, setia menemani setiap hari via group wa dengan segala bentuk motivasi dan curahan doa, terutama pencerahan-pencerahan dari teteh Indira Abidin. Tak lupa Ibu Adi Tri Kuswati yang pertama sharing tentang pengalaman “persahabatannya” bersama anugerahnya..

Masya Allah..hanya Allah yang dapat membalas segala bentuk cinta kakak-kakakku semuanya.

Ijinkan saya berbagi cerita bahagia. Semoga menjadi penambah motivasi untuk hidup bahagia dalam sehat yang manfaat. Aamiin!


☆Senang Bersamamu @sanitric☆

Cerita perjalanan kami sebelum suamiku Sani Tri Cristian (Baba) menerima anugerah, sampai dengan ikhlas berbahagia menjalaninya bersama.”
(Silahkan share tanpa ijin terlebih dahulu, agar dapat ikut berbahagia bersama kami).

“Bu, baba geleyeng bu..Baba langsung rebahan ya,” keluh Baba sepulang dari proyek.

Kalimat itu berulang hampir setiap malam, mulai dari awal tahun 2015.
Dan aku selalu mengecek suhu tubuhnya juga tensinya..semuanya normal.

Sejak kecil, Baba tidak pernah mau minum obat, kalau sakit obatnya hanya istirahat.

“Sepertinya, Baba kelelahan” batinku
Di pertengahan tahun 2015 keluhan Baba bertambah.

“Bu, kok sekarang keliatannya belereng (buram) ya? Coba Bubu di sisi kanan Baba…kok Baba gak bisa lihat jelas ya?” Tanya Baba serius, sembari memicing micingkan matanya.

“Periksa atuh ke dokter mata, Ba, besok ya,” ajak aku.
Mulailah kami gerilya ke dokter mata dan juga optik-optik mata. Dari sekian dokter dan optik yang kami sambangi jawabannya sama, “Ini sih bapak kecapean ya, istirahat saja dulu, minusnya hanya 0.25. Nanti cek lagi minggu depan,” kurang lebih itu jawaban mereka.

Hingga terjadilah Baba terjatuh dari sepeda di akhir bulan Agustus 2015. Sambil berlumuran darah, Baba berulang kali memohon maaf, karena selepas subuh pergi naik sepeda bareng teman-temannya, tanpa sepengetahuan Bubu. Padahal Bubu sudah berpesan tidak ber down hill dulu, selama matanya belum pulih. Saat itu tangan kirinya patah dan kuku jari kaki Baba terlepas.

Pemulihan setelah patah tulang cukup lama. Kami pun merayakan ulang tahun pernikahan kami yang ke 9 (16 September 2015) di rumah. Baba terbaring dan mengucap doa bersama anak-anak kami, Sae, Uma dan Nesto.

Selama istirahat di rumah penglihatan Baba semakin berkurang, Baba sampai sempat tidak dapat membaca lagi. Kami pun memutuskan berlangganan koran untuk melatih baca. Hasilnya? Tidak ada. Kondisi mata kanan baba semakin menurun. Kami kembali gerilya ke dokter mata, dokter umum dan hasil diagnosanya pun sama . Menurut mereka, Baba hanya kelelahan.

Bulan-bulan pun berlalu, akhirnya Baba memutuskan di rumah dulu tidak beraktifitas. Sampai di bulan November, aku mengajak Baba check up ke spesialis syaraf, ini berdasarkan saran dari kakakku, melihat dari keluhan Baba yang seperti geleyeng tanpa rasa sakit di kepala, tapi kepala terasa berat.

Hari itu kami periksa dan tebak apa kata diagnosa dokter spesialis syarafnya. Beliau menyarankan PIKNIK, “Matikan gadget, dan benar benar istirahat dulu, Pak” saran dokter itu. Suamiku benar over exhausted, batinku.

Sang dokter juga menyarankan ke spesialis mata untuk memeriksakan penglihatan yang semakin menurun..

Kami pun mengikuti anjurannya.
Saat di periksa di dokter mata barulah mulai terkuak ada sesuatu yang serius dengan Baba. Sang dokter mengajak aku ngobrol personal, Baba menunggu di luar

“Ibu, saya sarankan bapak menjalani CT Scan kepala, karena gejalanya persis dengan pasien saya minggu kemarin. Setelah CT Scan ternyata ada tumor di kepalanya dan menekan bagian optiknya sehingga tidak bisa melihat lagi,” jelas dokter mata tersebut.
—————
Hening sejenak
Bubu kaget. “Hello…dokter spesialis syaraf yang jauh lebih senior dari dokter mata ini aja cuman nyuruh piknik. Ini kok CT Scan,” umpatku dalam hati. Begitu panas rasanya saat itu. #istighfar Aku tidak menerima diagnosa dokter tersebut.

 

Bersambung

Mau sehat? Mau membantu yang lain sembuh? bahagia kuncinya

is the best medicine.png

Kita semua saling mempengaruhi. Energi kita mengalir kepada orang lain yang ada di sekitar kita. Kita sedih, kalau di sekitar kita tidak cukup kuat untuk mengangkatnya, mereka pun akan terbawa ikut sedih. Kita semangat, gembira, kita pun bisa membuat yang lain gembira. Dan ini bisa terjadi meskipun kita tidak bicara langsung dengan mereka. Kehadiran kita saja bisa mempengaruhi yang lain.

Pengaruh ini tidak hanya berlaku saat kita bersama mereka secara fisik. Emosi, perasaan dan pikiran kita ternyata bisa tersalur melalui whats app group, facebook dan apapun metode interaksi kita.

Kalau orang lain saja bisa terpengaruh, bagaimana dengan sel kita sendiri? Semua perasaan dan pikiran kita pun sangat berpengaruh pada sel tubuh kita. Darah kita sangat peka pada mood. Coba cek pH urine kita dengan pH meter, apapun minuman makanan alkali yang kita konsumsi, saat kita galau, tubuh kita lebih asam daripada saat kita gembira. Coba perhatikan juga, saat kita sedih, atau depresi, ada saja bagian tubuh yang sakit atau terganggu.

Dengan demikian bisa kita lihat, makin positif pikiran kita, makin kita sehat lahir batin. Makin negatif, makin banyak gangguan kesehatan yang terjadi. Dan kalau sudah cukup signifikan, gangguan akan memunculkan sakit.

Jadi mau sehat?

  • Pikiran harus positif.
  • Apapun yang terjadi, ikhlas. Setiap nafas adalah nafas baru, jadi jangan pusing dengan yang sudah lalu dan jangan khawatir dengan yang belum terjadi.
  • Nikmati saja semua ketentuanNya di saat ini, dan syukuri sepenuh hati.
  • Yakin bahwa selalu ada kebaikan di balik semua ketentuanNya, Yang Maha Pengasih Penyayang.
  • Sayangi semua makhlukNya, karena kita adalah wakil Sang Maha Pengasih Penyayang. Jangan lakukan apapun untuk pamrih. Cukup Sang Pencipta yang menilai. Cinta tak pernah dibarengi dengan transaksi, “Kalau aku begini harusnya dia begitu.” Ini dia biang sakit.
  • Dan bahagialah bersama seluruh makhlukNya. Saat kita bisa benar-benar tulus berbagi dan berbahagia bersama semua makhluk, termasuk mereka yang dzalim pada kita, yang pernah memfitnah kita, yang pernah kita anggap merugikan kita, saat itulah hati bekerja menjadi bersih dan suci.
  • Dan saat hati dalam keadaan baik, bersih dan suci, seluruh organ akan menjadi baik.

Untuk orang tua

Jaga hati yang selalu baik, karena anak akan menyerap semua perasaan tanpa mereka semua sadar. Jagalah hati yang bersih, bahagia untuk semua anggota keluarga, agar semua sehat dan bahagia lahir batin. Bukan hanya di rumah, tapi setiap saat, karena emosi negative di luar rumah bisa terbawa ke rumah tanpa sadar.

Bagi mereka yang merawat dan menjenguk orang sakit

Semangat dan optimisme mereka yang merawat dan mengunjungi yang sedang sakit akan sangat mempengaruhi pemulihan yang sakit. Jadi hati-hati kalau mengunjungi orang sakit. Pastikan kita benar-benar dalam kondisi hati yang bahagia dan bahagia pula melihat kondisi mereka yang kita kunjungi. Karena sakit adalah karunia, bukan? Jadi bahagialah untuk mereka, sejujur-jujurnya, baru kunjungi mereka.

Untuk semua yang ada di kantor

Jepang sampai punya kata khusus, “karoshi” untuk “stress bekerja” yang bisa menimbulkan kematian. Bagi para pekerja hampir sebagian besar waktu dihabiskan di tempat kerja. Maka boss yang uring-uringan, teman kerja yang stress, bisa sangat mempengaruhi kesehatan semua orang di tempat kerja, tak terkecuali.

Ingatlah bahwa menjaga semangat dan kebahagiaan kita adalah kebaikan yang sangat penting untuk diberikan bagi semua teman kerja kita.

Budayakan coaching, pastikan semua orang bisa mendapat sesi coaching yang benar-benar memberdayakan dan membebaskan dari stress minimal setiap minggu. Memang makan waktu, tapi ini penting agar kita tidak pelan-pelan membuat teman-teman di tempat kita menjadi “zombie berjalan” yang tak lagi produktif dan kreatif akibat stress.

Yuk, kita jaga hati, terus bersihkan hati, sampai pada titik di mana kita bisa menyembuhkan diri kita sendiri dan membantu proses kesembuhan orang lain hanya melalui keberadaan kita. Bahagia adalah pilihan dan damai adalah keputusan.

Bagaimanakah kita dapat melakukannya dengan lebih baik lagi hari ini?

Bismillah.

Ditayangkan juga di: Hati-hati, jangan sampai keberadaan kita membuat orang lain sakit.

Usus bersih tubuh sehat, usus kotor, tubuh pun sakit.

Sahabat-sahabat Lavender, salah satu hal yang umum ditemukan pada tubuh pasien kanker adalah kesulitan BAB dan akibatnya usus yang kotor. Ini video tentang usus yang penting kita pelajari :

Nah, marilah kita rajin-rajin memastikan kebersihan usus, dengan:

1. Ikhlas
Pada saat seseorang tidak ikhlas, tubuhnya mendapat pesan dari pikiran bawah sadar untuk “tahan!” atau “kendalikan!” atau “hati-hati!” dan tubuh menterjemahkan dengan menahan berbagai sistem pembuangan. BAB sulit, keringat tidak keluar, dan berbagai racun tidak keluar, membuat imunitas tubuh lemah, tubuh jadi asam dan sel pun tertekan. Oksigen tidak sampai ke sel dan sel pun berubah menjadi sel kanker.

2. Rajin tafakur

Tafakur membangun kemampuan untuk ikhlas.

Tafakur atau meditasi yang benar-benar khusuk juga menjadi latihan ikhlas. Apakah kita benar-benar ikhlas mengorbankan waktu tanpa memikirkan dunia selama 1-4 jam?

3. Rajin makan alkali yang berserat.
Sayur harus menjadi menu utama, dilengkapi dengan buah.

Pagi hanya makan buah dan minum air putih agar sistem pencernaan tak lelah mencerna dan bisa fokus melakukan proses pembuangan.

IMG_7991IMG_7992-1
4. Minum banyak air putih
Serat yang tidak dibilas air putih akan menyumbat saluran pembuangan. Air penting sekali untuk membilas semua racun keluar tubuh.

5. Rajin BAB
Sempatkan waktu cukup untuk BAB. Jangan terburu-buru. Minimal lakukan BAB 1x sehari. Baik sekali kalau bisa BAB sesuai jumlah hidangan besar dalam satu hari.

6. Enema

Bilas usus dari bawah dan lakukan detox hati dengan enema kopi.

Enema Kopi dari Erikar Lebang

Enema Kopi dari Pak Omri, Komunitas Enema Indonesia

7. Epsom salt/garam Inggris

Bangun pagi langsung minum air hangat ditambah garam Inggris 1 sendok teh (saya pribadi menggunakan garam himalaya).

Lakukan senam:

Tangan di pinggang, putar dada ke kanan sampai belakang, lalu ke kiri. Ulang sambil jongkok.

Lakukan 5-10 menit.

Garam berfungsi mencuci usus dan membantu proses pembuangan pagi. Dapat dilakukan seminggu sekali.

8. Aloe vera

Aloe vera juga dapat digunakan untuk mencuci usus. Minum dalam kondisi perut kosong.

Buah Kesabaran Memercayai Terapi

 

Buah Kesabaran Memercayai Terapi

Nama saya Tati Fatimah, saat ini berusia 47 tahun dan tinggal di Bandung. Awal terdianosa kanker saat umur saya 42 tahun.

Seperti disambar petir ketika saya mendengar dan mengetahui kanker menggerogoti tubuh saya. Ketika itu, dokter menyarankan untuk biopsi. Biopsi adalah pemeriksaan yang membantu kita mengetahui seberapa jauh kanker saya menyebar dan sudah sampai stadium berapa. Dari yang saya pelajari pula, biopsi bukan satu-satunya metode untuk mengetahui kedua hal ini. Saya pun punya trauma dengan pengalaman ibu saya biopsi dulu. Maka saya putuskan tidak biopsi.

Continue reading “Buah Kesabaran Memercayai Terapi”

Pertanyaan dan jawaban seputar soda kue untuk kanker

Sahabat semua,

Akhir-akhir ini banyak sekali pertanyaan yang saya terima mengenai soda kue untuk mengatasi kanker.

Di bawah ini adalah pertanyaan dan jawaban yang sering muncul dalam diskusi seputar soda kue.

1. Dapatkah soda kue digunakan untuk mengatasi kanker?

Banyak orang yang sukses menggunakan soda kue untuk mengatasi kanker. Metode ini bukan metode yang diakui dunia medis secara umum tapi sudah digunakan oleh beberapa dokter di dunia.

Tujuan mengkonsumsi soda kue adalah untuk meningkatkan alkalinitas tubuh (pH tinggi). Sel kanker tidak bisa hidup dalam kondisi alkali. Jadi dengan mengkonsumsi soda kue kita menciptakan kondisi yang tidak mendukung pertumbuhan sel kanker. PH normal adalah 7.2-7.5. Tingkat pH inilah yang harus kita tuju.

Penerima diagnosa kanker pada umumnya kondisi tubuhnya asam (pH rendah), di bawah pH 6.

2. Referensi apa saja yang bisa dibaca?

– Buku “Soda Kue” karangan Dina Wulansari.

– Buku “Rich Man Poor Man Cancer Treatment” oleh dr. Sircus

Blog dan buku”Dance with Cancer” oleh Vernon dengan kanker stadium 4.

Baking Soda atau Soda Kue untuk atasi kanker.

Video 1, video 2, dan video 3 dari dr. Simoncini

3. Merk apa yang paling bagus?

Apa saja yang penting isinya murni sodium/natrium bikarbonat. Cek bagian “ingredients” di kemasan. Pastikan anda pilih baking soda, bukan baking powder.

Pengalaman kami di Lavender:

  • Merk pesawat: murni soda kue
  • Koepoe-koepoe: ada yang murni ada yang tidak. Hati-hati
  • Arm and hammer
  • Pesan ke Mbak Dina di 0812 1016140
  • Toko kue apapun, yakinkan soda kue tersebut murni tanpa campuran

Untuk madu/molases/raw mapple syrup juga pilih yang murni, organik tanpa campuran. Kalau bisa dari petani dan toko organik jauh lebuh baik.


Merk Arm & Hammer

4. Berapa banyak?

Mulai dengan 1 sendok teh soda kue + lemon/jeruk nipis + madu/molases + air hangat. Masukkan dalam botol minum 500 ml dan kocok sampai larut benar.

Bisa juga soda kue dimasak dengan air 500 ml. Kalau sudah hangat baru masukkan madu dan nipis/lemon.

5. Tata cara minum:

  • bangun tidur langsung minum
  • 2 jam setelah makan siang
  • 2 jam sebelum makan malam
  • 2 jam sebelum dan sesudah minum soda kue jangan makan apapun. Minum air putih saja.

6. Bagaimana bisa tahu tubuh kita sudah alkali dan sel kanker tidak betah lagi?

Ukur urine dengan pH meter. Jaga pH di 8.5 selama 3-5 hari lalu turunkan ke 7.5. Jaga terus di 7.5 seumur hidup

Gambar di atas adalah gambar pH meter.

7. Di mana beli pH meter?

Banyak toko online yang menjual pH meter. Bisa juga beli di Frida, anggota Lavender, +62 813 21728276.

8. Yang tidak boleh konsumsi soda kue:

9. Bagaimana menjaga agar pH tetap 7.5 tanpa soda kue?

  • Rubah pola makan menjadi pola makan alkali.
  • Rubah pola pikir menjadi lebih tenang, selalu bersyukur dan berserah diri padaNya.

10. Bagaimana menjaga pola makan alkali?

80% makanan kita harus masuk dalam kelompok alkali di bawah ini. 20% masih ditoleransi untuk yang non kanker. Untuk yang sedang atasi kanker usahakan 90-100% masuk kelompok alkaline.

 

  • Makan untuk hidup
  • Hindari polusi, pengawet, pewarna, perasa dan zat kimia berbahaya apapun
  • Enema kopi untuk jaga usus dan darah yang bersih
  • Sering-sering minum nipis/lemon, sayur segar bebas pestisida, aloe, wheatgrass

11. Bagaimana menjaga pikiran?

Ini metodenya yang bisa dipilih:

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

Perhatian:

  • Jangan tergantung soda kue. Gunakan soda kue HANYA SEBAGAI BOOSTER.
  • Jangan konsumsi soda kue tanpa memantau pH. Selalu ukur pH setiap kali selesai BAK. Jaga di 7.5.
  •  Jangan konsumsi soda kue dekat waktu makan, benar-benar jaga jeda 2 jam sebelum/sesudah makan
  • Jangan konsumsi soda kue kalau ada darah tinggi
  • Jangan lupa bahwa alkali juga ditentukan oleh suasana hati. Jagalah selalu hati yang damai, tidak mudah marah, kesal, bersihkan hati dari berbagai energi negatif. Insya Allah ini lebih baik dalam menjaga kondisi alkali.