Mau lancar dengan herbal? Bangun Taman Obat Keluarga yuk

Pada Hari Kartini, 21 April 2018 lalu, selain edukasi mengenai VCO, kami juga menghadirkan Ibu Erna Setiawati, seorang “tokoh Taman Obat Keluarga” atau lazim disebut TOGA.

Ibu Erna sangat berpengalaman mengelola TOGA. Dari membuat TOGA sederhana di rumahnya, sampai menjadi wirausaha jamu, dan akhirnya mendapat pengakuan dan turut berkontribusi dalam penyusunan pedoman TOGA oleh Kemenkes.

Memiliki TOGA memungkinkan kita melakukan self care, pemeliharaan kesehatan mandiri di rumah dengan memanfaatkan apa yang ada.

Masyarakat Indonesia secara historis sesungguhnya sudah pandai sekali memanfaatkan tanaman obat untuk keluarga. Sayang tidak diwarisi oleh generasi zaman NOW.

Tujuan TOGA:

– meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup

– mencegah penyakit beresiko

– mempercepat proses penyembuhan, karena daya tahan tubuh baik

– mengurangi pengeluaran pembiayaan kesehatan keluarga, mengurangi beban kesehatan publik negara

Tanaman obat harus:

– aman, tidak mengandung kandungan racun yang tinggi. Biasanya yang racun nya tinggi itu pahit dan bergetah. Misalnya daun sirsak, kadar racunnya tinggi. Tidak boleh untuk pencegahan atau dikonsumsi terus menerus tanpa bimbingan pakar. Bisa merusak liver.

– mudah diolah sendiri di dapur, tidak butuh mesin-mesin mahal

– sesuai tradisi masyarakat Indonesia. Beda budaya bisa beda kebutuhannya, belum tentu cocok.

TOGA yang juga disebut Apotek Hidup bisa dibuat di teras, pekarangan rumah, digunakan sebagai obat dan juga memperindah rumah.

TOGA melestarikan budaya obat tradisional, mencegah kelangkaan tanaman obat. Sayang sekali kalau herbal Indonesia hanya diekspor ke luar negeri dan dimanfaatkan oleh luar negeri, karena orang Indonesia sendiri tak mau menanamnya.

Saat ini mengkudu mulai langka karena tak banyak yang mau menanam mengkudu. Padahal dulu banyak sekali dan buahnya bertebaran di mana-mana. Di luar negeri mengkudu sangat laku, bernilai jual tinggi dan dijadikan suplemen berharga mahal. Di sini mengkudu tak mendapat penghargaan yang sama.

Dengan memiliki TOGA sebuah keluarga dapat memenuhi berbagai kebutuhan kesehatannya. Pemerintah menganjurkan tiap rumah memiliki minimal 5 tanaman obat untuk mengatasi hal yang sering terjadi dalam tiap rumah tangga.

Bukan hanya untuk penyembuhan, TOGA juga bertujuan memperbaiki status gizi. Jadi bisa dilengkapi dengan sayur dan buah. TOGA juga membuat lingkungan lebih asri, lebih segar dan banyak oksigen. Memiliki TOGA juga bisa mengurangi biaya ke salon, karena TOGA bisa dibuat lulur, parem dan berbagai obat kecantikan.

Membeli herbal

Untuk membeli herbal yang dijual di pasar, perhatikan nomor registrasi izin edar. Jangan konsumsi yang tidak ada izin nya. Kalau tidak yakin benar malah bisa bahaya.

Berbagai jenis obat tradisional:

– jamu: aman, claim empiris, belum diteliti klinis

– obat herbal terstandar (OHT) : aman, sudah diteliti ilmiah, sudah terstandardisasi

– fitofarmaka: aman, sudah diteliti menggunakan manusia. Dokter lebih percaya yang ini karena sudah evidence based

BPOM menganjurkan untuk hanya mengkonsumsi yang ekstrak, jangan yang bubuk/serbuk. Cari yang tulisannya “ekstrak.”

Tujuan tanaman obat adalah obat, jadi jangan makan yang ada ampas nya karena bisa memperberat pencernaan nya.

Kalau serbuk, waktu diseduh mengambang. Kalau ekstrak, langsung larut. Ada yang tulisannya ekstrak, tapi isinya ada serbuknya. Nah waktu diseduh pasti ada yang mengambang. Jangan pilih yang seperti itu.

Teh herbal juga cari yang tubruk, jangan celup.

Sirup adalah obat yang ada gula nya. Boleh saja memilih sirup kalau kebutuhannya untuk kebugaran saja. Tapi untuk obat sebaiknya tidak. Dan jangan pilih yang pakai gula pasir, karena sudah mengandung berbagai zat yang tidak natural.

Membuat obat herbal

Membuat obat dari tanaman:

– iris tapi jangan terlalu tipis.

– keringkan di matahari, tutup dengan kain hitam supaya merata sampai bawah. Keringan tanaman yang sudah diiris dan dikeringkan disebut simplisia.

– perhatikan kebersihan. Kalau lagi sakit sebaiknya tidak mengolah herbal.

– simpan di suhu ruang, bukan kulkas.

Mengkonsumsi obat herbal

Simplisia diblender dan dijadikan serbuk untuk diambil konsentrat nya. Air nya sudah tidak ada lagi, sehingga bisa keluar zat aktif nya.

Baru diseduh.

Zat aktif akan keluar lebih banyak saat obat herbal diseduh langsung dari serbuk daripada kalau dari simplisia (keringan) atau segar.

Merebus lebih efektif daripada hanya menyeduh, karena herbal mengalami pemanasan lebih lama. Jadi zat aktif lebih banyak lagi yang keluar.

Merebus herbal juga lebih baik dari serbuk, dibanding dari yang segar atau keringan.

Tata cara merebus obat herbal

Supaya efektif dan aman, perhatikan:

– pakai api kecil

– alat harus bersih

– gunakan perangkat dari stainless steel, tanah, keramik, email, kaca. Jangan pakai panci atau peralatan yang dibuat dari bahan lain (alumnium baja dll). Zat kimia dalam herbal bisa bersenyawa dengan zat-zat yang ada dalam panci dan membahayakan kesehatan.

– masukan herbal saat air dingin. Siram bahan-bahan dengan air dan diamkan sebentar supaya memuai, baru direbus.

Kalau mau ambil aroma dari herbal yang digunakan (misalnya bau mint atau kayu manis) masukan belakangan. Saat air akan mendidih baru dimasukkan dan langsung ditutup supaya minyak atsiri (essential oils) tidak menguap.

Gula menghambat proses pengeluaran sari. Jadi kalau mau pakai gula, masukkan belakangan.

Garam malah mengikat sari, jadi boleh dimasukkan di depan, sebelum herbal dimasukkan.

Teknik parut:

Bahan segar – diparut – diperas – disaring – direbus.

Jangan diminum mentah, karena pada rimpang seperti kunyit, zat warna bisa menempel di dalam tubuh.

Herbal kemopreventif:

Adalah herbal yang dapat mencegah penyebaran sel kanker, meningkatkan daya tahan tubuh. Antara lain:

– Kunyit

– cabe

– jahe

– tomat

– madu

– brokoli

Ingat, bahwa herbal pun, meskipun alami, tetap adalah zat asing bagi tubuh. Pastikan ada pembimbing yang benar-benar faham dan membimbing dari hari ke hari, apa dampak herbal pada tubuh anda, karena satu zat herbal belum tentu bisa dikombinasikan dengan herbal lain atau dengan treatment yang sedang dijalani.

Nah, tunggu apa lagi, yuk segera buat TOGA di perkarangan rumah yuk.

Minim lahan? Pot pun bisa digunakan kok.

VCO wajib ada di rumah kita.

Kenapa?

Kenapa VCO wajib ada di rumah kita? Karena khasiatnya banyak sekali.

Tanggal 21 April 2018 Yayasan Lavender Indonesia mengadakan acara edukasi VCO. Pembicaranya, Ibu Dzulhidjah, adalah pengusaha VCO yang bekerja sama dengan Lavender untuk memproduksi VCO merek Lavender.

Apa sih VCO?

Dalam sejarah Virgin Coconut Oil, atau VCO, sudah banyak sekali terbukti mampu mengatasi berbagai penyakit.

VCO terkenal di berbagai daerah nusantara sejak turun temurun dan di berbagai belahan dunia.

Di Kalimantan banyak testimoni VCO mampu mengatasi virus. Di Afrika bahkan orang makan kelapa untuk menguatkan tubuh. Ternyata AIDS pun bisa diatasi dengan VCO. Ada orang Amerika yang AIDS dan pergi ke Afrika untuk menghabiskan akhir hidupnya. Ternyata di Afrika malah sembuh. Setelah dilihat apa gaya hidup yang berubah?

Di Afrika ternyata ia makan kelapa setiap hari.

Hewan saja senang makan kelapa. Mereka punya naluri bahwa kelapa bagus.

Apa kuncinya?

Lemak jenuh dalam minyak kelapa stabil, dengan rantai ganda, tidak berubah sifat dengan pemabasan sekalipun. Jadi minyak kelapa bukan hanya bermanfaat tapi juga aman untuk masak. Lainnya tidak aman, karena cenderung lebih mudah berubah.

Medium Chain Fatty Acid (MCFA) dalam minyak kelapa bermanfaat sekali, dan hanya ada dalam minyak kelapa dan ASI. MCFA:

– langsung diserap hati

– tidak butuh lipoprotein

– langsung dimetabolisme tubuh

– kandungan energi tinggi, tidak butuh insulin, baik untuk diabet

– tidak meningkatkan kolesterol atau LDL. Jadi aman.

– meningkatkan HDL yang dibutuhkan tubuh

– anti virus dan bakteri

– mengikat oksigen dalam sel – penting untuk mengatasi ca

Tidak semua minyak aman. Ada punya minyak yang bahaya. Minyak yang bahaya antara lain adalah minyak hidrogenasi seperti margarin, mentega, dan minyak trans yang terdapat pada makanan cepat saji.

Jadi hati-hati ya.

Bagaimana memilih VCO?

– Cari yang ada izin edar. Jangan beli yang tak ada izin edar. P-IRT, POM TR. Dengan menggunakan hanya yang ada izin edar kita menyelamatkan diri dari ketidakmurnian, kerusakan, dan berbagai resiko yang bisa membahayakan kesehatan kita.

– Cek kandungan: asam laurat minimal 50%

– Cek kemasan: harus food grade, aman untuk makanan

– Cek bau, rasa, aroma: tidak tengik, bau tidak berubah.

– Cek tanggal kadaluwarsa: jangan yang sudah rusak. Standar penyimpanan 2 tahun setelah dibuka. Kalau sudah dibuka hanya tahan 3 bulan saja. Jangan terkontaminasi, jangan kena mulut, tangan dll.

Kalau sampai sudah rusak, jangan dimakan tapi pakai untuk hal-hal lain yang tidak diminum. Bisa untuk koreng, masker rambut, dll

Menggunakan VCO:

1. Diminum; minggu pertama: 1x/hari untuk adaptasi. Kalau langsung banyak bisa diare.

– minggu kedua dan selanjutnya 2x/hari

– dosis dapat ditingkatkan sesuai kebutuhan

– untuk CA: 3x 2 sendok takar 10ml. Jeda 8 jam. Usahakan dalam 1 bulan dosisnya sama.

2. Dibalur/oles pada bagian tubuh yang ingin disembuhkan sesuai kebutuhan

Efek samping:

– Reaksi herxheimer, proses adaptasi, menunjukkan asam laurat sedang bekerja. Bisa batuk, pilek, gatal, diare. Jangan berhenti. Lanjutkan.

– Alergi

– Diare

– Berat badan bisa turun kalau ada obesitas, karena metabolisme menjadi sangat lancar

Penyimpanan:

– Terlindung dari matahari, jangan sampai tengik

– Simpan pada suhu kamar 15-30 derajat Celcius

– Tak perlu dimasukkan ke kulkas. Kalau beku jangan dipanaskan, bisa rusak. Masukkan saja dalam beras atau genggam dalam tangan.

Proses pembuangan VCO

Jangan sembarangan membuang botol bekas VCO atau obat lain. Banyak orang yang mencoba membuat berbagai produk dengan sampah-sampah kita. Jangan lupa:

– buang sisa obat atau VCO yang sudah tak terpakai dari kemasan.

– gunting supaya tidak dipakai lagi oleh yang tak bertanggung jawab.

Khasiat dan Manfaat Luar Biasa VCO Bagi Kesehatan

Minyak kelapa umumnya mendapatkan cap buruk karena mengandung lemak jenuh yang tinggi. Namun, sebenarnya terdapat pula berbagai manfaat dari minyak kelapa, khususnya jenis minyak kelapa yang disebut sebagai virgin coconut oil (VCO).

Berbeda dengan minyak sayur, VCO yang mengandung 92% asam lemak rantai sedang ini bisa terus diserap melalui dinding usus sesampainya di saluran cerna, proses ini lebih cepat karena tanpa melalui proses hidrolisis dan enzimatik. Selanjutnya langsung dipasok masuk kedalam aliran darah dan langsung dibawa kedalam organ hati untuk dimetabolisir. Didalam hati VCO diproses menjadi energi saja, bukan kolesterol dan timbunan lemak, energi tersebut digunakan untuk meningkatkan fungsi semua kelenjar endoktrin, organ dan jaringan tubuh.

VCO dapat digunakan pada berbagai makanan atau digunakan untuk mempercantik rambut serta kulit.

Berikut adalah khasiat dan manfaat VCO untuk kesehatan :

1. Asam laurat

VCO mengandung hampir 50 persen asam laurat, suatu asam lemak rantai sedang dengan berbagai manfaat kesehatan. ASI merupakan sumber penting lain dari asam laurat.

2. Antimikroba

Karena kandungan asam laurat yang tinggi, VCO memiliki sifat antimikroba, antijamur, dan antivirus.

Tubuh mengubah asam laurat menjadi monolaurin yang bertanggung jawab sebagai penghancur virus.

VCO juga dipercaya memperlambat pertumbuhan virus pada pasien HIV / AIDS.

3. Sistem kekebalan tubuh

Asam laurat yang ditemukan dalam ASI membantu bayi untuk melawan infeksi.

Asam laurat dalam VCO juga mampu memperkuat sistem kekebalan tubuh sehingga tubuh lebih terlindung terhadap penyakit.

Karena diet orang dewasa umumnya rendah dalam asam laurat, VCO merupakan sumber mudah dan ampuh untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

4. Kolesterol baik

VCO dapat menurunkan kadar kolesterol jahat sambil mempromosikan peningkatan HDL atau kolesterol baik.

Sebuah studi tahun 1980 oleh Dr Hostmark menunjukkan bahwa tikus yang makan 10 persen VCO menghasilkan lebih sedikit kolesterol buruk dan lebih banyak kolesterol baik dibanding tikus yang makanannya terdiri dari 10 persen minyak bunga matahari.

5. Antibiotik super

Efek dari pengobatan modern adalah munculnya strain bakteri yang tahan terhadap antibiotik.

Sebuah studi tahun 2005 oleh Georgetown University menunjukkan bahwa asam laurat dalam VCO mampu mengobati infeksi bakteri pada tikus lebih baik dari antibiotik biasa.

6. Baik Untuk ibu hamil dan menyusui

Anjuran orang tua zaman dulu untuk mengonsumsi minyak kelapa, ada benarnya karena minyak kelapa memiliki kandungan yang luar biasa. Selain mematikan berbagai mikroorganisme berbahaya kandungan MCFA ((asam laurat, asam kaprilat,asam kaprat,asam oleat, asam miristat,asam palmitat) dalam VCO juga memberikan energi yang dibutuhkan saat bayi mau lahir.

Beberapa pengalaman menyebutkan bahwa konsumsi VCO saat ibu hamil memberikan pengaruh yang sangat baik untuk bayi, bukan saja saat di dalam kandungan bayi lebih sehat, namun ketika lahir bayi dalam keadaan bersih dan sehat. Selain itu VCO membuat produksi ASI menjadi lebih banyak dan lebih berkualitas.

7. Menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah

Penelitian menunjukkan adanya hubungan penyakit jantung dan pembuluh darah & infeksi virus / bakteri yang akan menyebabkan pembentukan plak di pembuluh darah.. Karena VCO bersifat antibakteri / virus maka dapat membantu mencegah pembentukan plak dengan cara membunuh mikroorganisme p encetus timbulnya plak.

Selain itu, salah satu penyebab penyakit jantung adalah kadar kolesterol darah yang tinggi. Penumpukan kolesterol disebabkan konsumsi lemak yang berlebihan dalam menu sehari-hari sehingga kelebihannya disimpan dalam tubuh. Dalam VCO terdapat MCFA yang mudah dimetabolisme untuk menghasilkan energi tidak ditimbun sebagai lemak tubuh. S elain itu konsumsi rutin VCO juga mencegah terjadinya pengentalan darah (akibat agregasi trombosit) dan mencegah terjadinya penyempitan pembuluh darah (aterosklerosis).

8. Osteoporosis

Osteoporosis adalah merupakan penyakit degeneratif akibat kekurangan kalsium sehingga tulang menjadi keropos. Osteoporosis dapat disebabakan oleh radikal bebas yang teroksidasi pada proses pembentukan tulang. Radikal bebas dapat diatasi oleh kandungan lemak jenuh yang terkandung dalam VCO. Asam lemak dalam VCO berfungsi sebagai antioksidan sehingga akan melindungi tulang dari radik al bebas perusak tulang.

Salah satu antioksidan dalam VCO adalah senyawa sterol. Zat ini seperti lemak dan bermanfaat dalam pembentukan pregnenolon. Adapun fungsinya antar lain untuk memproduksi progesteron bagi wantia. Bagi wanita ketersediaan progesterone sangat penting karena ketidakseimbangan jumlah progesteron dan estrogen akan me nyebabkan osteoporosis.

Konsumsi VCO juga sangat baik membantu proses penyerapa mineral penting bagi tulang yaitu kalsium dan magnesium.

9. Diabetes Mellitus (Kencing Manis)

Diabetes melitus dikenal juga sebagai kencing manis. Gejala kencing manis terutama terjadi akibat menumpuknya glukosa dalam darah sehingga dikeluarkan bersama urin. Dalam kondisi ini produksi insulin dari pankreas menurun sehingga metabolisme terganggu. Hal ini menyebabkan glukosa tidak bisa masuk ke dalam sel sehingga konsentrasi glukosa darah meningkat. Timbunan glukosa tersebut tidak dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan energi dan akhirny a dibuang bersama urin.

Insulin berfungsi mengubah glukosa menjadi energi untuk sel. Glukosa darah tidak dapat langsung digunakan sebagai energi harus ditransfer terlebih dahulu ke dalam sel melalu proses oksidasi dalam sel. Selain itu insulin juga mengubah glukosa menjadi energi cadangan (glikogen dan lemak). Jika glukosa darah berlimpah akan diubah mejadi glikogen dan disimpan di hati dan otot. Sementara lemak disimpan dalam jaringan lemak. Kandungan MCFA dalam VCO mampu merangsang produksi insulin sehingga membantu proses perubahan glukosa menjadi energi untuk sel.

Selain itu, VCO tidak membutuhkan insulin untuk dapat dibakar untuk menghasilkan energi sehingga hal ini sangat menguntungkan penderita kencing manis yang telah mengalami kekurangan kadar insulin tubuh. Pada saat VCO dibakar turut dibakar pula glukosa dan lemak yang sebelumnya telah tertimbun sehingga kadar gula dalam darah relatif normal.

10. Liver

Virus hepatitis adalah virus yang memiliki selubung lemak di bagian luarnya sehingga sulit ditembus oleh obat. Struktur asam lemak jenuh rantai sedang dalam VCO memiliki struktur yang mirip selubung lemak virus sehingga VCO dapat menembus masuk dan membunuh virus hepatitis. Selain itu VCO juga mencegah kerusakan sel hati akibat radikal bebas yang disebabkan oleh virus, obat atau alkohol karena memiliki efek sebagai antioksidan.

11. Kanker

Karena VCO memiliki efek antibakteri maka sel darah putih tersedia cukup untuk menghancurkan dan menghambat pertumbuhan sel kanker. Penelitian pada hewan menunjukkan bahwa VCO menghambat pertumbuhan sel kanker penyebab kan ker kolon dan payudara. Selain itu VCO memiliki sifat antioksidan sehingga mencegah pembentukan radikal bebas pemicu timbulnya kanker dan VCO membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga membantu proses penyembuhan.

12. Membantu Menurunkan Berat badan

MCFA dalam VCO dapat langsung masuk aliran darah dan diubah menjadi energi sehingga tidak ditimbun dalam badan. Pada saat VCO dibakar turut dibakar pula asam lemak jenuh rantai panjang (LCFA) sehingga lemak yang ditimbun menjadi berkurang dan berat badan akan turun.

Selain itu VCO juga memberi energi dengan cepat sehingga menimbulkan rasa cepat kenyang dan tidak merasa lapar sampai tiba waktu makan Proses pembakaran dan suhu badan menjadi lebih tinggi sehingga metabolisme tubuh meningkat dan terjadi pembakaran cadangan lemak tubuh.

13. Menambah Stamina

Saat daya tahan tubuh menurun, tubuh mengalami kelelahan fisik yang ditandai dengan lemah otot, sakit kepala, infeksi yang hilang timbul, demam, rasa lelah yang luar biasa dan pembengkakan kelenjar tubuh VCO memberi energi yang cepat dan menambah tenaga serta meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga tubuh dapat memulihkan dirinya sendiri.

14. Memelihara Kesehatan Kulit

VCO mengandung pelembab alamiah dan membantu menjaga kelembaban kulit serta baik digunakan untuk kulit yang keri ng, kasar dan bersisik. VCO mengandung asam lemak jenuh rantai sedang yang mudah masuk ke lapisan kulit dalam dan mempertahankan kelenturan serta kekenyalan kulit. VCO bersifat antijamur dan bakteri alamiah sehingga membantu mencegah dan mengobati infeksi kulit, termasuk infeksi jamur kulit, eksim, bisul, jerawat, dan lain-lain.

15. Memelihara Kesehatan Rambut

Karena molekul VCO kecil maka dapat masuk ke dalam batang rambut dan mempertahankan kadar protein dalam rambut serta membuat rambut l ebih bercahaya dan sehat. VCO mengandung pelembab alamiah sehingga menjaga kelembaban dan mencegah kekeringan pada rambut.

VCO memiliki efek antijamur sehingga baik untuk mencegah dan mengobati ketombe akibat pertumbuhan jamur P. ovale di kulit kepala.

Reaksi Awal Jika Anda Mengkonsumsi VCO

Biasanya reaksi awal saat mengkonsumsi VCO berupa perut menjadi mulas sampai diare. Namun, konsumsi sebaiknya diteruskan dengan mengurangi dosisnya dan dengan berjalannya waktu reaksi ini akan berkurang dan menghilang. Disarankan untuk mengkonsumsi VCO secara teratur, minimum 1 bulan untuk melihat efek positifnya. ( dari berbagai sumber)

Pesan VCO LAVENDER yuk.

Lavender VCO non GMO, sudah ada izin edar PIRT-OT, sedang proses label HALAL

Harga jual di luar ongkir :

500 ml : 112.500,-

250 ml : 75.000,-

120 ml : 50.000,-

VCO curah dan minyak Kelapa : Indent

Pemesanan di Rumah Lavender atau hubungi Emmy di +62 858-1124-1429.

Kanker membantuku lebih sabar, lebih ikhlas. Alhamdulillah.

Yakinlah kesembuhan bukan dari dokter, bukan dari mahalnya obat tapi dari keyakinan bahwa Allah yang menyembuhkanmu.png

Oleh: Afiana, Lavender Ribbon Cancer Support Group, dalam rangka #WorldCancerDay dan Ulang Tahun Kedua Lavender Ribbon Cancer Support Group

Penerima anugerah kanker, teruslah berkarya. Niatkan sebagai ibadah bagiNya.

20 Februari 2015, tepat sebulan satu hari dari ulang tahunku yang ke32, aku menerima diagnosa kanker, CA mamae invasive. Nyeri yang enam bulan aku rasakan, yang tadinya kufikir cuma pengaruh hormonal, ternyata adalah CA mamae. Allah berikan hadiah ini untuk saya.

Saat diberi tahu dokter aku menangis sedih. Kusalahkan Tuhan yang memberikan kanker. Kenapa aku? Aku tidak pernah ikut program KB hormonal, aku menyusui putriku sampai dua tahun, kenapa aku masih harus menghadapi kanker? Aku tak tahu apa yang Allah rencanakan bagiku. Tapi aku tetap yakin Allah punya hadiah yang spesial bagiku di balik semua ini. Aku yakin, tetap yakin.

Seminggu penuh aku mengurung diri dan menangis. Alhamdulillah Allah memberikan suami yang pengertian. Ia terus berusaha tegar di depanku. Tiap hari Minggu suamiku mengajak jalan-jalan ke mall untuk menghiburku. Tapi tetap aku tak mau. Aku menangis dan menangis. Suamiku pun mengalah. Dia tahu hobiku membaca. Dibelikannya aku buku-buku tentang Gus Dur. Ternyata inilah jalan Allah yang dibukakan melalui suamiku. Alhamdulillah.

Belajar dari Gus Dur dan bangkit

Dari cerita-cerita mengenai Gus Dur aku belajar bahwa penyakit apapun tak boleh menghalangi seseorang untuk tetap bersemangat hidup dan bermanfaat bagi orang lain. Gus Dur punya tumor pada matanya sejak kecil. Tapi Gus Dur tak pernah mengeluh. Gus Dur tetap bersemangat. Beliau mampu menjadi teladan bagi banyak orang, membawa manfaat bagi seluruh Indonesia, bahkan mampu menjadi presiden. Ia bisa menikmati hidup dengan bercanda dalam kondisi apapun. Setiap buku yang kubaca mengisahkan berbagai hal yang lucu, namun tetap menyentuh jiwa. Berkat cerita-cerita ringan inilah aku mulai bersemangat kembali.

Ya Allah, akhirnya pikiranku terbuka.

Dari situlah aku mulai bangkit. Aku mencoba untuk tegar. Aku mulai shalat istikharah, memohon petunjukNya, ikhtiar apa yang harus aku lakukan. Aku baca dalam Quran bahwa dalam lebah ada obat untuk berbagai penyakit. Dari situlah aku mulai mencoba berbagai produk lebah.

Kudengar juga dari adikku bahwa ada penemuan dari Dr. Warsito yang bisa membunuh sel kanker. Aku pun merasa bahwa inilah jawaban Allah untuk istikharah yang aku jalankan.

Aku pun memeriksakan diri ke dokter onkologi di Malang dan disarankan untuk operasi. Kalau saat operasi terjadi kebocoran, aku pun harus kemo. Suamiku tak mengizinkan kemo. Akhirnya aku memutuskan untuk pergi ke Tangerang untuk mulai mencoba jaket ECCT, jaket listrik temuan Pak Warsito.

Alhamdulillah berkat doa dan dukungan semua saudara, Maret 2015 aku berhasil mendapat alat ECCT. Aku mendapat 1 bra ECCT dan 1 jubah ECCT. Mulailah terapi ECCT ku. Semiggu taka da rasa. Dua minggu pemakaian aku mual, muntah dan diare. Alat kupakai terus. Itulah dampak detox yang aku rasakan.

Teman-temanku penasaran dengan alat tersebut. Setiap orang yang mengunjungiku selalu bertanya soal jaket ini. Ada teman yang bilang, “Sebagai orang medis, carilah penyembuhan secara medis juga.”

Aku tahu ia khawatir dengan keadaanku. Aku tersebut. Kujawab, “Kita manusia. Allah yang maha tahu umur kita. Sakit bukan syarat mati. Yang sehat pun bisa meninggal. Jadi kita wajib ikhtiar. Aku tak tahu kapan matiku. Yang jelas di akhirat nanti kita akan mempertanggungjawabkan semua. Tanggung jawab saya sebagai istri, sebagai ibu, sebagai pegawai harus terus kujalankan. Aku tak mau disalahkan kalau lalai menjalankan tanggung jawab yang Allah berikan padaku. Maka dari itu aku memilih ECCT. Aku tetap bisa melayani suami, mengajari putriku dengan tugas-tugas sekplahnya dan tetap bisa menjalankan tugasku sebagai bidan, meskipun tentu tidak sesempurna biasanya.”

Temanku pun terdiam. Ia menyerah dengan kata-kataku dan berdoa untuk kesembuhanku. Aamiin.

Pola hidup baru

Kanker mengantarkanku pada pola hidup baru. Mulai saat itu aku berhenti makan protein hewani. Aku mulai membangun pola hidup yang tenang, santai, pelan-pelan tidak terburu-buru. Aku berusaha memaafkan semua yang menyakitiku. Aku berdamai dengan semua proses hidupku.

Alhamdulillah kondisiku membaik. Aku tetap fit. Pola hidup baruku benar-benar membantuku hidup lebih sehat lahir batin.

Propolis, madu, pollen dan royal jelly terus aku pakai. Untuk luka aku pakai aloe propolis cream. Aku akui aku kurang rajin, kurang telaten dan istikomah meminumnya. Meskipun demikian badanku terus fit, dan staminaku terjaga. Aku dapat menjalankan semua kewajibanku dengan baik. Alhamdulillah berkat semua yang kujalani kanker tak menghalangiku untuk terus berkarya dan bermanfaat bagi sesama.

Cobaan demi cobaan datang menjelang

Allah tak berhenti memberikan ujian bagiku. Di tengah prosesku menuju kesembuhan suamiku harus menjalani operasi batu ureter di pertengahan Ramadlan 2015. Lalu gentian aku mendapat rezeki putriku operasi usus buntu. Ya Allah, aku terus memohon kekuatan dariNya. Alhamdulillah aku terus diberikan kekuatan untuk merawat putriku.

Pada bulan Februari 2016 Allah beri aku hadiah kembali. Aku dipindah tugaskan dari desa yang dulu aku tempati. Desa sekarang lebih luas medannya, lenbih menantang di banding desa sebelumnya. Tapi kali ini mengurus putriku menjadi lebih repot. Tiap hari aku harus pulang ke rumah yang berjarak 30-an km untuk bisa terus mendampingi putriku bersekolah. Rupanya inilah ujian dari Allah, apakah aku tetap istiqomah untuk menjalankan pola hidup yang tenang dan sesuai kondisi tubuh.

Ternyata saat itulah aku lengah. Aku terlalu memforsir diri. Aku kelelahan. Aku lengah ketika kondisi sudah bagus, aku mulai bersepeda dengan jarak jauh. Akhirnya benjolan bertambah menonjol dan pecah.

Dengan pengalaman itu aku banyak belajar. Kini aku berusaha untuk kembali menata pikiran agar aku tak terlalu berambisi. Aku belajar tenang. Akhirnya demi kesembuhanku aku tinggal di tempat kerja suami dan ankku di rumah. Kami bertemu sekali seminggu. Sedih sekali, pasti. Tapi kalau ini yang Allah ingin aku jalankan, aku ikhlas.

Lavender bagiku, membuka hikmah di balik kanker

Alhamdulillah ketika galau datang, Allah kirimkan Mbak Indira dan teman-teman Lavender untuk terus berbagi hal-hal yang positif dan menenangkanku. Berkat apa yang dibagi dalam group aku sematkan dalam pikiranku bahwa dunia itu sementara. Dunia adalah ladang amal. Jika kita ikhlas bersyukur Allah berikan lebih dari yang kita duga. Berfikir positif itu kuncinya, tersenyum itu amalannya. Meski hati sedih, cobalah lebarkan bibirmu, tariklah ke atas dan tersenyumlah. Insya Allah dukamu beralih menjadi bahagia.

Kanker mengajarkan saya untuk lebih sabar, taat pada orang tua, pada suami. Kanker menyadarkanku bahwa aku selama ini egois, merasa paling benar sendiri. Kini aku belajar sabar dan nrimo. Bagiku dukungan suamiku dan keluargaku sangat berarti dan sangat kusyukuri. Suamiku dan keluargaku benar-benar tahu apa yang aku sukai. Mereka terus berusaha membuatku selalu happy. Alhamdulillah. NikmatMu yang mana lagi yang hendak kudustakan, ya Allah. Semua begitu indah.

Terima kasih, Lavender. Terima kasih, Teh Indi dan teman-teman semuanya. Semoga terus bermanfaat bagi semuanya.

Bagi semua pendamping, sebisa mungkin buatlah para penerima anugerah kanker ini selalu nyaman agar mereka juga bisa lebih sabar dan tenang dalam menjalani pelajaran kankernya. Bagiku hal inilah yang benar-benar berperan dalam proses kesembuhanku.

Bagi teman-teman dan siapapun yang juga menerima anugerah kanker, tersenyumlah. Itulah hadiah terindah dari Allah bagi kita semua. Yakinlah Allah akan menyembuhkan kita pada waktu yang paling tepat dan indah. Yakinlah kesembuhan bukan dari dokter, bukan dari mahalnya obat tapi dari keyakinan bahwa Allah yang menyembuhkanmu. Jangan pernah putus asa dan jangan bersedih karena Allah selalu ada dan mencintai kita. Allah itu kun fayakun, kalau bilang “terjadi” maka akan terjadi. Mari kita tunggu takdir kesembuhan dengan sabar, doa dan tetap istikomah dalam berikhtiar.

Tetaplah berkarya, manfaatkan umur. Selalulah merasakan sehat, pasti kita sehat. Aamiin.


Ingin membantu teman-teman penerima kanker di Lavender? Silakan kirim donasi anda ke Yayasan Lavender Indonesia di Bank Mandiri nomor rekening 1270007342932. Kirim bukti transfer ke Indri Yusnita via wa atau sms di +62 815 8700930

 

Rahasia umur panjang Dr. Shigaeki Hinohara, yang berusia 103 tahun

Sahabat Lavender,

Mau sembuh? mau sehat? mau panjang umur, kuat dan produktif sampai panggilanNya tiba? Umur memang di tangan Allah, dan selama umur ada kita wajib menjaga baik-baik karuniaNya ini, jiwa, raga dan pikiran kita.

Yuk kita simak nadehat Dr. Shigaeki Hinohara di bawah ini yuk.

🌿🌻🍀🌿🌻🍀🌿🌻🍀

Nasihat Dr. Shigaeki Hinohara (Dokter Dengan Usia 103 Tahun) Yang Akan Menyadarkan Kita Tentang Hidup

Dr. Shigeaki Hinohara merupakan salah satu dokter berpengalaman di Jepang dan di dunia. Dedikasi, pengalaman, dan pengetahuannya di bidang kesehatan tidak perlu diragukan lagi. Saat ini, usianya sudah lebih dari satu abad.

Menurut Shigeaki; cara makan dan makanan yang dikonsumsi berpengaruh terhadap kesehatan seseorang, terutama untuk menjaga kesehatan tubuh agar mampu bekerja secara sempurna. Itu sebabnya, meski usianya sudah menginjak 103 tahun, beliau masih memiliki fisik yang prima dan selalu tampak bugar. Dia juga berhasil menjaga berat badannya agar tetap ideal, yaitu berada di kisaran angka 60 kg sejak berusia 30 tahun.

Berikut 12 nasihat Shigeaki Hinohara yang perlu kita perhatikan agar memiliki tubuh sehat dan panjang umur:

1. Bahagia

Energi bersumber dari perasaan yang baik, bukan dari makan banyak atau tidur terlalu banyak. Ketika kamu masih kecil, hal yang paling kamu sukai yaitu bermain dan bermain, iya kan? Bahkan, kamu sampai lupa waktu makan dan tidur. Menurut Shigeaki, orang dewasa juga perlu hidup dengan cara seperti anak-anak, tak ada aturan jam makan atau jam tidur.

2. Berat badan ideal

Setiap orang dengan usia melebihi 100 tahun punya berat badan yang ideal. Apapun jenis kelaminnya, negara, atau rasnya, semua orang dengan umur melebihi 100 tahun punya satu persamaan. Mereka tidak mengalami kelebihan berat badan. Dikarenakan mereka sangat memperhatikan apa yang dia makan dan cara dia makan.

3. Menjaga makanan

Makanan itu penting. Ini menu makanan Dr Shigeaki: Untuk sarapan, dia minum segelas jus buah dengan satu sendok minyak zaitun. Segelas susu yang dicampur dengan bubuk kacang dan pisang. Untuk makan siang, dia minum susu dengan 2-3 keping biskuit atau tidak makan ketika dia sedang sibuk. “Saya tidak pernah merasa lapar ketika sedang bekerja karena saya fokus,” kata Shigeaki. Untuk makan malam, dia makan buah atau ikan dan nasi, serta daging bebas lemak (2 kali seminggu).

4. Produktif

Sibukkan waktumu. Kegiatan Shigeaki terbilang sangat sibuk. Selain rutin bekerja di rumah sakit, dia juga aktif mengajar. Menurutnya, pensiun merupakan sesuatu yang tidak perlu. Tapi jika kamu ingin pensiun, sebaiknya lakukan ketika usiamu lebih dari 65 tahun.

5. Jaga kondisi prima seluruh anggota tubuh

Jangan terlalu mudah mengambil keputusan untuk operasi. Jika seorang dokter menyarankan untuk melakukan operasi atau prosedur tertentu, tanyakan padanya apakah dia akan melakukan hal yang sama pada anak dan istrinya. Menurutnya; para dokter tidak mampu menyembuhkan semua jenis penyakit. Jadi, jika operasi tidak benar-benar dibutuhkan, sebaiknya lakukan metode penyembuhan lain, seperti terapi hewan atau musik.

6. Banyak bergerak

Pilihlah tangga ketimbang lift dan bawa barang belanjaanmu sendiri. “Ketika saya menaiki tangga, saya selalu melompati dua anak tangga sekaligus dalam satu pijakan. Cara ini melatih otot-otot kaki. Saya mencoba untuk berjalan antara 2.000 hingga 2.500 langkah setiap hari.”

7. Gunakan otak untuk hal-hal yang menyenangkan

Rasa sakit adalah hal yang sangat misterius. Cara terbaik untuk mencegah atau menghilangkan rasa sakit adalah dengan menyingkirkannya. Sesederhana itu? Ya, lakukan hal-hal yang meyenangkan. Kita sering mengabaikan kekuatan “otak” dan tidak tahu bagaimana menggunakannya dengan benar. “Gunakan otak Anda!” tegasnya.

8. Jangan khawatir! 

Mengkhawatirkan sesuatu tidak dapat menyesaikan masalah. Apalagi jika itu berkaitan hal-hal yang bersifat materil, seperti uang, rumah, pakaian yang kamu pakai, atau mobil yang ingin kamu miliki. Ingatlah, ketika kamu mati, benda-benda tersebut tidak kamu bawa.

9. Memahami keunikan diri untuk menerapkan sains dengan tepat

Sains tidak menyembuhkan seseorang. Harus selalu diingat, bahwa setiap orang itu berbeda. Namun biasanya sains memperlakukan semua orang dengan cara yang sama. Contohnya, dengan resep obat yang sama dan jenis penyakit yang sama, ternyata proses penyembuhannya berbeda.

10. Idola dan contoh

Temukan orang yang menjadi panutan hidupmu. Setiap orang pasti memiliki sosok idola atau yang menginspirasi hidupnya. Carilah seseorang yang dapat kamu contoh. Entah itu ayahmu, artis terkenal, atau siapa pun itu.

11. Hidup penuh dengan insiden dan kesempatan.

“Pada Maret 1970, saat berusia 59 tahun, saya liburan dari Tokyo ke Fukuoka. Pesawat yang saya tumpangi dibajak oleh partai komunis Jepang. Saya harus menghabiskan empat hari terikat kursi, dengan suhu 40 derajat celcius. Dan saya melihat ini sebagai percobaan. Namu saya teringat bahwa saya adalah seorang dokter. Rasanya cukup menakjubkan melihat cara organisme manusia bereaksi menghadapi krisis.”

12. Menikmati setiap menit dalam hidup

Menyenangkan punya umur panjang. Dr Shigeaki Hinohara mendedikasikan hampir seluruh hidupnya di bidang sosial. Meski berusia 103 tahun, dia mengaku mampu bekerja selam 18 jam sehari selama seminggu penuh. “Dan saya sangat menikmati setiap menit yang saya lalui,” ujarnya.
🌿🌻🍀🌿🌻🍀🌿🌻🍀

Yuk kita buat checklist dan lihat apa saja yang harus kita perbaiki;

Dalam skala 1-10, di mana 1 adalah belum dilaksanakan dan 10 sudah dilaksanakan secara sempurna, berapa nilai kita untuk:

1. Perasaan yang baik, bahagia: …

2. Berat badan ideal: …

3. Menjaga makanan: …

4. Produktif: …

5. Jaga kondisi prima seluruh anggota tubuh, jangan cepat mau operasi: …

6. Banyak bergerak: …

7. Gunakan otak untuk hal-hal yang menyenangkan: …

8. Jangan khawatir: …

9. Memahami keunikan diri untuk menerapkan sains dengan tepat: …

10. Idola dan contoh: …

11. Hidup penuh dengan insiden dan kesempatan.: …

12. Menikmati setiap menit dalam hidup: ..

Nah dilihat dari nilai-nilai di atas, kita buat strategi yuk.

Apa saja yang paling mudah yang bisa dan harus dilakukan untuk setiap nomor?

Siapa saja yang dapat kita mintai tolong untuk membantu kita?

Apa saja yang perlu kita ubah?

Apa yang harus kita baca untuk mempelajari hal-hal di atas?