Semua Bisa Menyembuhkan

photo_2017-03-20_16-01-25.jpg

Allah mengatakan bahwa tiada penyakit yang tiada obatnya, kecual ajal. Dan Rasulullah mengatakan bahwa dalam tubuh manusia ada segumpal daging yang kalau ia baik, maka seluruh anggota tubuh akan baik. Sebaliknya kalau ia buruk, seluruh anggota tubuh akan buruk. Daging itulah hati. Maka sesungguhnya hati inilah yang menjadi alat pertama untuk menyembuhnkan penyakit apapun. Kalau kita mau seluruh anggota tubuh kita baik dan sehat selalu, maka hati harus kita jaga untuk baik selalu.

Menjaga hati sangat penting, karena hati bisa mempengaruhi pikiran, perkataan dan perbuatan. Saat hati sedang baik, maka perasaan, perkataan dan perbuatan kita akan menjadi baik. Saat hati sedang rusuh, kesal, dendam, benci, maka seluruh anggota tubuh akan buruk.

Dan pikiran, perkataan dan perbuatan ini mempengaruhi seluruh sel dalam hidup kita. Air ternyata menyerap energi dari hati, perkataan, pikiran dan perbuatan. Saat hati, perasaan, perkataan dan perbuatan baik, air akan membentuk molekul yang baik. Maka air yang baik akan mudah menghantar oksigen dan nutrisi.

Saat hati, perasaan, perkataan dan perbuatan buruk, air akan membentuk molekul yang buruk. Molekul air yang buruk akan menyebabkan kondisi tubuh yang buruk pula. Kesehatan kita terganggu, dan kalau hal ini berjalan dalam jangka waktu lama, kesehatan tubuh akan benar-benar terganggu.

Bahkan seorang healer kondang dari Amerika, Louis Hay, mengatakan bahwa kanker adalah hasil makan hati yang menahuh. Nah…

Berikut ini adalah video yang berhasil kami rekam dan tayangkan secara live di facebook dengan topik “Semua Bisa Menyembuhkan” dalam kegiatan pertemuan anggota Lavender Ribbon Cancer Support Group di Yogyakarta, 19 Maret 2017.

Kita simak yuk bagaimana emosi kita bisa berdampak pada kesehatan kita dan bagaimana kita bisa mengatasinya, menyembuhkan diri kita sendiri:

Semoga berkah dan bermanfaat ya.

Ditayangkan juga di: Semua orang bisa menyembuhkan, dengan izinNya.

 

Pentingnya sentuhan dalam mempertahankan kehidupan

RescuingHug.jpg

Sudah pernah dengar cerita mengenai bayi kembar yang salah satunya dinyatakan tak ada harapan (ada di: Tidak merespon tangisan anak = penyiksaan)?

Saat bayi yang lahir sehat diletakkan di sebelah saudara kembarnya yang konon tak ada harapan, dan tangannya memeluk saudaranya, tiba-tiba saudara kembarnya membaik kondisinya dan akhirnya selamat dan bisa tumbuh baik. Sentuhan itu sangat penting. Mungkin yang terpenting bagi seorang bayi.

Bukan hanya bayi, semua manusia amat sangat membutuhkan sentuhan. Pelukan, tepukan sayang, belaian, sapaan untuk menyampaikan penghargaan, semua adalah obat yang sangat penting bagi umat manusia.

Saat sentuhan kulit terjadi, otak kita memproduksi zat-zat kimia yang sangat kita butuhkan dalam proses kesembuhan:

Endorfin

Zat inilah yang membuat kita merasa bahagia saat sentuhan terjadi. Endorfin adalah zat anti sakit, sehingga sangat dibutuhkan oleh semua orang yang sedang sakit. Zat ini juga meningkatkan daya tahan tubuh terhadaop berbagai jenis penyakit.

Oksitosin

Zat ini menimbulkan perasaan dicintai dan membuat kita mampu mencintai. Cinta adalah emosi yang sangat dibutuhkan sel-sel tubuh kita untuk bisa sembuh. Frekwensi cinta sangat tinggi, sehingga seluruh sel akan menjadi lebih sejahtera dengan perasaan cinta ini.

Kedua zat kimia ini harus terus dipertahankan dalam tubuh, karena keberadaannya tak terus menerus ada. Ia harus terus dipicu oleh berbagai jenis sentuhan.

Kortisol

Zat ini adalah zat yang diproduksi saat stress terjadi. Kortisol yang terlalu lama ada dalam tubuh melemahkan daya tahan tubuh dan membuat berbagai jenis penyakit subur berkembang, termasuk kanker. Adanya endorfin dan oksitosin membuat tubuh merasa nyaman dan kadar kortisol dalam tubuh pun turun.

Kortisol mampu bertahan lama dalam tubuh, sementara endorfin dan oksitosin harus terus menerus dipicu. Jadi ini sinyal dari Sang Pencipta, bahwa satu pencetus stress saja cukup untuk menimbulkan sakit, dan untuk itu kita harus membantu tubuh dengan menyayangi makhluk lain dengan melakukan berbagai jenis sentuhan yang membahagiakan makhluk lain tersebut, dan otomatis membahagiakan dan menyembuhkan kita juga.

Salah satu resep yang saya sering dengar adalah pelukan. Peluklah anak, pasangan, keluarga dan siapapun yang kita cintai, minimal 12 kali secara total setiap hari. Apalagi kalau sedang ada sakit, berikan lebih banyak lagi pelukan dan cinta kepada semua makhlukNya. Teruslah menjadi kepanjangan tanganNya melimpahkan cinta pada semua makhlukNya di seluruh muka bumi.

Jadi, kalau dihitung, sudah berapa pelukan kita berikan hari ini? Bagaimana caranya agar mulai hari ini kita bisa memberikan minimal 12 pelukan setiap hari?

Mengapa hal itu penting bagi kita?

Bagi keluarga kita?

Sumber:

Mau Melatih Bayi? Hati-hati Malah Merusak Otak
Tidak merespon tangisan anak = penyiksaan

Rutinitas bangun tidur yang bisa dicoba


Beberapa hal di bawah ini mudah dilakukan dan murah. Yuk kita coba supaya sehat, yuk.

Pagi-pagi setelah bangun tidur, lakukan senam ringan selama 8 menit di kamar untuk memperkuat berbagai organ tubuh danmencegah penyakit pembuluh darah otak serta jantung

1. Di tempat tidur, bolak balik badan 1 menit. Miring kanan kiri perlahan-lahan, guna melenturkan otot pinggang dan otot tulang belakang.

2. Pijat daun telinga selama 1 menit, smp terasa panas. Daun telinga mempunyai banyak acupoint yang mempengaruhi seluruh tubuh. Hal ini dapat melancarkan “qi meridian.” Khusus terhadap gejala telinga mendenging, mata kunang-kunang & mudah lupa mempunyai khasiat baik.

3. Putar bola mata selama 1 menit, searah jarum jam dan sebaliknya. Ini dapat melatih otot mata, membuat mata menjadi terang.

4. Lain-lain kegiatan pada muka:

a. Pijat hidung selama 1 menit.

b. Gatuk-gatukkan gigi selama 1 menit dapat menyehatkan gigi, khususnya akar gigi.

c. Putar-putar lidah selama 1 menit akan membuat lidah tidak kaku dan melatih kepekaannya.

5. Usap pusar selama 1 menit. Usap melingkar pusar dengan kedua telapak tangan bergantian, lingkaran agak lebar sampai ± 4 jari di atas dan di bawahnya. Aktivitas ini berakibat positif untuk pencegahan stroke.

6. Kempiskan perut dan tahan dubur 1 menit. Dengan berulang kali mengempiskan perut dan mengangkat/menahan dubur, disamping dapat memperbaiki fungsi seksual, juga mencegah wasir dan  kencing yang tak tertahan.

7. Duduk lalu sisir rambut dengan jari tangan selama 1 menit, mulai dari kening/jidat ke belakang sampai batas rambut belakang. Lakukan merata di seluruh kepala. Aktivitas ini dapat melancarkan peredaran darah di kepala, menambah volume darah di otak,  mencegah penyakit yang berhubungan dengan pembuluh darah otak dan dapat membuat rambut menjadi bercahaya.

8. Pijat telapak kaki 1 menit. Gunakan tumit untuk memijat telapak kaki bergantian, membuat telapak kaki terasa hangat, dan dapat menguatkan limpa.

9. Setiap kali minum air putih jangan langsung ditelan tapi biarkan di dalam mulut sebentar sekitar 10 hitungan agar oksigen dlm air masuk ke otak.

Kiriman dari group Keluarga HW (Hardi Winangoen).